This Author published in this journals
All Journal Pemuliaan Hukum
Pazrin, Fauziah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Yuridis Pengeluaran Siswa Akibat Kehamilan, Narkotika, dan Tawuran dalam Perspektif Perlindungan Anak di Jawa Barat Maulana, Erwin; Nawa, Febi Nurjanatun; Ibrahim, Irfan Maulana; Pazrin, Fauziah; Sari, Dela Permata; Putri, Yessa Meidina
Pemuliaan Hukum Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pemuliaan Hukum (April)
Publisher : Law Study Program, Faculty of Law, Nusantara Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/ph.v9i1.3790

Abstract

Anak yang mengalami kehamilan, penyalahgunaan narkotika, dan keterlibatan dalam tawuran di lingkungan sekolah sering kali menghadapi stigma, diskriminasi, serta kehilangan akses pendidikan karena dikeluarkan atau diminta mengundurkan diri dari sekolah. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan hukum karena hak anak atas pendidikan telah dijamin oleh konstitusi, Undang-Undang Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap hak pendidikan anak yang dikeluarkan dari sekolah akibat kehamilan, penyalahgunaan narkotika, dan tawuran di Jawa Barat, serta mengidentifikasi kendala dan upaya perlindungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dikaji atau berfokus pada kajian hukum dengan pendekatan yuridis normative yang ditunjang dari data empiris melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum belum berjalan optimal karena masih terdapat kebijakan sekolah yang represif, lemahnya fasilitas pendidikan inklusif, keterbatasan pendampingan, dan kuatnya stigma sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian komprehensif terhadap tiga faktor penyebab anak kehilangan akses pendidikan dalam satu kerangka perlindungan hukum. Penelitian ini berkontribusi dalam mendorong kebijakan sekolah yang berbasis hak anak, rehabilitasi, mediasi, dan keadilan restoratif.