This Author published in this journals
All Journal JPSB
Fitria Cahya Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kekhasan Motif Tenun Kambe-Kambera dalam Tenun Tradisional Muna: The Distinctive Features of the Kambe-Kambera Weaving Motif in Traditional Muna Weaving Fitria Cahya Sari
Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022): JPSB (Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya)
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/442yf357

Abstract

Tenun Kambe-Kambera merupakan salah satu ragam tenun tradisional Muna yang memiliki kekhasan visual, simbolik, dan sosial karena motifnya terinspirasi dari bentuk kambera atau kupu-kupu. Di tengah perubahan selera busana, komodifikasi motif, dan menurunnya pemahaman generasi muda terhadap tata makna sarung adat, kajian mengenai hubungan antara bentuk motif, makna simbolik, dan nilai budaya tenun Kambe-Kambera menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk motif tenun Kambe-Kambera, menafsirkan makna simboliknya dalam tenun tradisional Muna, serta mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce melalui relasi representamen, objek, dan interpretan. Data diperoleh melalui observasi proses tenun di Desa Masalili, wawancara dengan penenun dan tokoh masyarakat, dokumentasi motif dan alat tenun, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Kambe-Kambera hadir pada sarung bhotu, samasili, manggo-manggopa, lejha, dan bhia-bhia. Motif ini merepresentasikan identitas sosial, ketangguhan, kepemimpinan, kerja keras, kesopanan, serta hubungan manusia dengan alam. Warna kuning/emas, hitam, biru, merah, hijau, putih, dan merah muda berfungsi sebagai penanda nilai optimisme, martabat, kedewasaan, keberanian, keterbukaan, kesucian, dan kelembutan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa tenun Kambe-Kambera bukan hanya produk tekstil, melainkan arsip visual budaya Muna yang memuat sistem pengetahuan lokal, stratifikasi sosial, nilai religius, nilai pendidikan, nilai sosial, nilai budaya, nilai ekonomi, dan nilai estetika. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan dokumentasi ilmiah motif tenun Muna sebagai dasar pelestarian budaya, pendidikan seni, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.