Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aligning Education Policies Using Data to Improve Literacy, Numeracy, and Learning Outcomes Nurhaeni Sikki; Novi Anggraini; Iqbal Hidayatullah; Aldersi Redo Anryat Sembiring; Billy Hermanto; Irvinni Rizky Ramadanty
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Islamic Religion Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v6i1.447

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of central government policies in shaping educational outcomes, particularly as reflected in the results of the 2024-2025 Education Report Card. By focusing on key indicators such as literacy, numeracy, and overall learning quality, this research seeks to understand not only improvements in student performance but also the broader implications of policy implementation across different educational levels. Using a qualitative approach, the study analyzes secondary data to identify trends and patterns that reveal both the successes and shortcomings of current educational strategies. The findings indicate notable improvements in primary school numeracy, which increased by 7.95 points, and literacy, which rose by 1.65 points. However, the quality of learning, as measured by classroom practices and pedagogical effectiveness, experienced a decline of 2.23 points. At the junior high school level, a similar trend emerges: numeracy scores improved by 2.77 points, while literacy slightly decreased by 0.18 points, and learning quality dropped by 0.75 points. These results suggest that while students are achieving higher scores in measurable areas such as literacy and numeracy, these gains are not translating into improved educational experiences, likely due to the prevalence of “teaching to the test” strategies. Consequently, the region continues to rank among the lowest nationally in terms of holistic educational quality. Future research should explore more structured clinical mentoring models and emphasize continuous monitoring of regional education policies to ensure sustainable and meaningful improvements in educational quality.
Penerapan Manajemen Risiko Kejadian Nyaris Cedera (KNC) di Unit Farmasi Klinik Nurhaeni Sikki; Ghia Oktarini; Mutiara Rizqie
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20410

Abstract

Kejadian Nyaris Cedera (KNC) di unit farmasi merupakan indikator penting dalam keselamatan pasien karena dapat berkembang menjadi insiden serius apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko klinis dalam pencegahan KNC di Unit Farmasi Klinik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan telaah dokumen laporan Insiden Keselamatan Pasien periode Januari–Desember 2025. Data dianalisis menggunakan matriks grading risiko dan metode 5 Why Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KNC paling banyak terjadi pada fase peresepan dan penyiapan obat, terutama akibat kesalahan pengambilan obat Look-Alike Sound-Alike (LASA). Faktor utama meliputi penataan obat yang belum sesuai standar, peresepan manual tanpa validasi elektronik, dan rendahnya budaya pelaporan. Penerapan manajemen risiko klinis membantu mengidentifikasi akar masalah dan menetapkan strategi mitigasi yang lebih tepat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan Tall Man Lettering, standardisasi etiket, e-prescribing, serta sistem pelaporan insiden yang nonpunitif.
Kompetensi dan Lingkungan Kerja yang Berdampak pada Peningkatan Kinerja Pegawai terhadap Peran Mediasi Kepuasan Kerja Yusuf Abdullah Aziz; Nurhaeni Sikki; Ayu Laili Rahmiyati
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (September - Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v8i1.9836

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung efektivitas organisasi sektor publik, khususnya pada instansi yang menyelenggarakan kekarantinaan kesehatan. Meskipun kompetensi dan lingkungan kerja secara teoritis berperan dalam meningkatkan kinerja, penelitian terdahulu masih menunjukkan ketidakkonsistenan mengenai kekuatan pengaruh keduanya serta mekanisme psikologis yang menjembatani hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Cilacap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 84 pegawai. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui analisis deskriptif, regresi linear, serta analisis mediasi dengan teknik bootstrapping sebanyak 5.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh kompetensi terhadap kinerja dengan indirect effect sebesar β = 0,243; p < 0,001, sementara pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja dimediasi secara penuh oleh kepuasan kerja dengan indirect effect sebesar β = 0,404; p < 0,001 dan pengaruh langsung lingkungan kerja terhadap kinerja tidak signifikan (β = 0,176; p = 0,149). Kebaruan penelitian terletak pada pembuktian bahwa mekanisme pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja berlangsung melalui pola mediasi yang berbeda, yaitu mediasi parsial pada kompetensi dan mediasi penuh pada lingkungan kerja.