Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Kos – Kosan Di Wilayah Baturaja Junjung Rahmat Santosa; Rangga Apriwijaya; Wahyu alvikri; Ilham Ardiyansah; Pujianto
INTECH Vol. 6 No. 1 (2025): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v6i1.2781

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya informasi tentang lokasi kos-kosan di Baturaja, yang sering kali menyebabkan pelajar atau pekerja baru pindah ke wilayah tersebut kesulitan mendapatkan tempat kos yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan kos-kosan di sekitar wilayah Baturaja, sehingga memudahkan pengguna, terutama pelajar, dalam mencari kos-kos yang sesuai dengan preferensi seperti harga, fasilitas, dan jarak dari tempat kuliah atau kerja. Sistem ini dirancang untuk menyediakan informasi yang lengkap dan interaktif tentang lokasi kos, mencakup harga, fasilitas, kontak pemilik, serta ukuran kamar. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG), sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mempermudah pencarian kos di Baturaja.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Kos – Kosan Di Wilayah Baturaja Junjung Rahmat Santosa; Rangga Apriwijaya; Wahyu alvikri; Ilham Ardiyansah; Pujianto
INTECH Vol. 6 No. 1 (2025): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v6i1.2781

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya informasi tentang lokasi kos-kosan di Baturaja, yang sering kali menyebabkan pelajar atau pekerja baru pindah ke wilayah tersebut kesulitan mendapatkan tempat kos yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan kos-kosan di sekitar wilayah Baturaja, sehingga memudahkan pengguna, terutama pelajar, dalam mencari kos-kos yang sesuai dengan preferensi seperti harga, fasilitas, dan jarak dari tempat kuliah atau kerja. Sistem ini dirancang untuk menyediakan informasi yang lengkap dan interaktif tentang lokasi kos, mencakup harga, fasilitas, kontak pemilik, serta ukuran kamar. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG), sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mempermudah pencarian kos di Baturaja.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Cuci Beras dan Penguatan Identitas Berbasis QR Code sebagai Upaya Peningkatan Hasil Pangan Lokal Masyarakat Desa Tanjung Kurung Rangga Apriwijaya; Inawati Inawati; Nur Shinta Maylani; Julita Amanda Sari; Sapto Agus Sasongko
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1083

Abstract

Petani di Desa Tanjung Kurung menghadapi tantangan degradasi lahan akibat ketergantungan pada pupuk kimia sintetis serta rendahnya daya saing produk pangan lokal karena kurangnya branding yang memadai. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis limbah air cucian beras dan penguatan identitas produk berbasis Quick Response (QR) Code. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah, pelatihan teknis, serta pendampingan digitalisasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil menguasai teknik pembuatan POC dengan aktivator EM4 yang efektif menggantikan peran pupuk kimia, serta mampu mengintegrasikan QR Code sebagai identitas digital untuk meningkatkan transparansi informasi dan kepercayaan konsumen. Program ini berhasil menumbuhkan kemandirian pertanian, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan mengubah pola pikir masyarakat dalam mengadopsi teknologi tepat guna untuk mendukung transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan.