Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi sistem Point of Sale (POS) pada UMKM Warung Makan Toba Jonathan Arya Wibowo; Rachelina Putri Arta Saragih; Isa Mulia Insan
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 5 (2025): Desember 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2025.4.5.120

Abstract

UMKM sektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang menggunakan pencatatan transaksi secara manual sehingga kurang efisien dan rentan kesalahan. Warung Makan Toba di Kota Kendari menghadapi permasalahan serupa dalam pengelolaan transaksi dan pelaporan pendapatan harian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem Point of Sale (POS) berbasis Google Apps Script yang terintegrasi dengan Google Sheets sebagai basis data. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mitra secara aktif dalam proses analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi sistem. Aplikasi POS yang dikembangkan memiliki fitur transaksi penjualan, riwayat pemesanan harian, manajemen menu, serta dasbor pembukuan untuk analisis pendapatan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses transaksi, serta memudahkan pemilik usaha dalam memantau pendapatan dan performa penjualan secara real-time. Dengan demikian, digitalisasi melalui sistem POS ini mendukung peningkatan efisiensi operasional dan kapasitas manajerial UMKM secara berkelanjutan.
Tata Kelola Teknologi Informasi dalam Transformasi Digital Nasional Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis Rachelina Putri Arta Saragih; Jonathan Arya Wibowo; Alfiya Zain Saputri
Jurnal Nasional Teknologi Informasi dan Aplikasinya Vol. 4 No. 4 (2026): JNATIA Vol. 4, No. 4, Agustus 2026
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JNATIA.2026.v04.i04.p06

Abstract

Digital transformation is Indonesia's principal national development strategy, pursued through the Making Indonesia 4.0 roadmap (2018) and the Indonesia Digital Roadmap 2021–2024. IT governance nevertheless confronts policy fragmentation, cyber vulnerability, and access disparities that threaten Indonesia's ambition of becoming one of the world's ten largest digital economies by 2030. This study conducts a systematic literature review following PRISMA 2020 guidelines, screening 1,248 initial articles in stages, narrowing to 456 after title and abstract screening and finally to 20 articles after full-text review, drawn from six major databases covering 2021–2025. The process identified five COBIT 2019 domains, with risk management (15 of 20 articles; 75%) and strategic alignment (14 of 20 articles; 68%) as the highest priorities, while performance measurement remained the weakest dimension. Thematic analysis using NVivo 14 yielded 22 major themes and informed the Indonesian IT Governance Index (IITGI), an initial score of 0.68 combining 38 OECD Digital Government Index indicators with 10 Indonesia-specific contextual indicators covering disaster resilience and sharia-economy inclusiveness. Indonesia falls outside the coverage of the OECD Digital Government Index and cannot be benchmarked directly against member countries; this limitation is itself part of the rationale for developing the IITGI. The findings recommend establishing a National IT Governance Council, a civilian national cyber security coordination body, and a real-time performance dashboard. The theoretical contribution lies in mapping the five COBIT domains and the resulting IITGI score onto Fountain's Technology Enactment Framework, grounding the framework's adaptation in empirical findings. This is translated into a 2026–2028 roadmap for the Ministry of Communication and Digital Affairs aimed at inclusive and sustainable digital transformation.
Pengembangan IEDI Versi Beta sebagai Kerangka Pengukuran Ekosistem Digital Perkotaan: Uji Coba di Jakarta, Bandung, dan Surabaya Rachelina Putri Arta Saragih; Heroe Wijanto; Nachwan Mufti Adriansyah
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16665

Abstract

Transformasi digital perkotaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan internet, tetapi juga oleh pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi dan kemampuan masyarakat menggunakannya secara aman dan produktif. Penelitian ini mengembangkan Indeks Ekosistem Digital Indonesia (IEDI) Versi Beta sebagai kerangka eksploratif pengukuran ekosistem digital tingkat kota. Tiga dimensi, yaitu Infrastruktur Digital, Ekonomi Digital, dan Masyarakat Digital, diturunkan melalui pemetaan delapan kerangka nasional dan internasional serta dioperasionalisasikan menjadi 18 indikator. Penelitian menggunakan mixed methods melalui survei terhadap 360 responden purposif di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, wawancara semi-terstruktur, serta data sekunder untuk triangulasi dan kalibrasi eksternal awal. Data kuesioner dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalisasi Min–Max, pembobotan setara, dan agregasi. Hasilnya menunjukkan skor Infrastruktur Digital 67,14, Ekonomi Digital 61,90, Masyarakat Digital 46,26, dan skor agregat IEDI 58,44 dalam kategori Sedang/Berkembang. Temuan menegaskan perlunya penguatan literasi digital kritis, kualitas layanan internet, keamanan data, dan dukungan digitalisasi UMKM. Hasil ini terbatas pada sampel tiga kota penelitian tersebut.