Made Hery Permana Putra
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL GOOGLE SITES BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SEKOLAH DASAR Made Hery Permana Putra; Komang Surya Adnyana; I Nyoman Pancaria
Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD Vol. 5 No. 2 (2025): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Mahasiswa Prodi PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik kelas V memiliki minat belajar rendah, mudah bosan, sulit mengingat materi, dan lebih memilih bermain HP setelah sekolah. Pembelajaran IPAS terasa monoton akibat minimnya penggunaan media digital oleh guru. Pengembangan media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan atau fenomena yang terjadi. Penelitian ini memiliki tujuan 1) mendeskripsikan rancang bangun, 2) menganalisis validitas, 3) dan kepraktisan media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development atau R&D) yang mengadaptasi model ADDIE sebagai acuan dalam proses pengembangannya. Kegiatan penelitian dilaksanakan di SD Negeri 2 Petandakan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan beberapa metode, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Subjek yang digunakan pada penelitian ini melibatkan tiga ahli di setiap aspek baik (media, bahasa, materi), dua guru, dan 10 peserta didik. Temuan penelitian ini mengungkapkan hasil: (1) Rancang bangun media pembelajaran digital Google Sites bermuatan Tri Kaya Parisudha diawali dengan tahap analisis untuk mengetahui permaslahan dan kebutuhan pembelajaran yang terjadi dilapangan kemudian merancang media yang di lakukan pada tahap desain meliputi mempersiapakan sarana pendukung pembuatan media dan pembuatan rancangan media, (2) validitas media berada dalam kategori “Sangat Tinggi” dengan skor 0,98 (media), 0,95 (materi), dan 0,91 (bahasa), serta (3) kepraktisan media dalam kategori “Sangat Praktis” dengan hasil penilaian 99% dari guru dan 99% dari peserta didik. Berdasarkan uji validitas dan kepraktisan, media pembelajaran ini layak diuji coba di lapangan.