Novia Damayanti
Universitas Islam Balitar Blitar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Story Telling Bermuatan Kisah Nabi untuk Meningkatkan Akhlak Peserta Didik di Sekolah Dasar Novia Damayanti
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i2.4030

Abstract

Akhlak merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan individu. Individu yang memiliki akhlak yang baik akan mampu membangun kualitas diri serta memberikan dampak positif yang luas bagi lingkungan. Problematika yang sering dijumpai saat ini adalah banyaknya siswa sekolah dasar yang memiliki akhlak kurang baik. Meski peserta didik memiliki akhlak yang kurang baik, peserta didik masih memungkinkan untuk dapat membentuk akhlak yang baik dengan menggunakan berbagai intervensi. Teknik modifikasi perilaku yang dapat diterapkan untuk membina akhlak yang baik adalah storytelling. Pelaksanaan storytelling memerlukan media yang sesuai untuk membentuk perilaku baru dalam hal ini akhlak yang baik. Pemilihan penerapan media pembelajaran berbasis cerita kisah teladan Nabi dirasa tepat karena diasumsikan anak usia sekolah dasar menyukai bentuk penyampaian informasi berbentuk cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan prinsip dasar kahlak; (2) Mendeskripsikan konsep storytelling bermuatan kisah-kisah Nabi untuk membentuk akhlak siswa pendidikan dasar; (3) Memberikan rekomendasi rancangan implementasi storytelling bermuatan kisah-kisah Nabi untuk membentuk akhlak siswa pendidikan dasar. Dari hasil penelitian diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada bidang modifikasi perilaku yang dapat digunakan oleh guru, terapis, dan konselor dalam membantu siswa menumbuhkan akhlak yang mulia.
Internalisasi Nilai Akhlakul Karimah: Peran Konselor Bimbingan Konseling Islam pada Anak Usia Dini di RA Al Khodijah Purworejo Novia Damayanti
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/gsaj0084

Abstract

Konselor Bimbingan Konseling Islam (BKI) memiliki peran penting dalam menanamkan akhlakul karimah pada anak usia dini. Akhlakul karimah adalah sifat, sikap, dan perilaku terpuji sesuai ajaran Islam dan norma kemanusiaan. Penanaman akhlak mulia sejak dini merupakan fondasi penting untuk membentuk karakter anak pada "masa keemasan" (golden age) di mana perkembangan anak sangat pesat dan daya serap terhadap berbagai informasi yang tinggi, sehingga apa yang dipelajari dan dialami anak pada periode ini akan memiliki pengaruh besar terhadap kepribadian mereka di kemudian hari. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai luhur, termasuk akhlakul karimah, sejak dini menjadi investasi jangka panjang yang tak ternilai. BKI menjadi pendekatan relevan yang mengintegrasikan psikologi modern dengan nilai Islam untuk mengembangkan potensi fitrah anak, kepribadian seimbang, dan spiritualitas. Konselor BKI berperan sentral dalam memfasilitasi internalisasi nilai ini. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan siklus interaktif (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan) dan triangulasi data untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan peran konselor Bimbingan Islam dalam menanamkan akhlakul karimah yaitu: sebagai pembimbing, sebagai suri tauladan, menanamkan sikap murah hati, serta menerapkan metode pembiasaan. Pembiasaan ini membentuk kebiasaan baik, nilai positif, dan perilaku yang diharapkan secara konsisten agar terbentuk fondasi yang kokoh bagi perkembangan anak di masa depan.
PENERAPAN TEKNIK PROBLEM SOLVING MELALUI VIDEO UNTUK MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT SISWA SMP Novia Damayanti
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/crf1n019

Abstract

Perkembangan media teknologi yang berkembang pesat memiliki peran yang sangat penting terhadap dunia pendidikan sebagai pendukung dalam proses pembelajaran. Belajar merupakan kegiatan yang paling pokok dalam proses pendidikan disekolah. Ini berarti bahwa berhasil tidaknya pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung pada proses belajar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar diantaranya self management siswa yang kurang baik. Oleh sebab itu perlu diberikan strategi yang dirancang khusus yaitu dengan menerapkan media video dengan untuk meningkatkan self management siswa SMP dengan menggunakan metode problem solving. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.  Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui kondisi empiris penerapan teknik problem solving dan self management siswa SMP, (2) Merumuskan teknik problem solving menggunakan video   untuk meningkatkan self management siswa SMP, (3) Mengetahui keefektifan teknik problem solving menggunakan video untuk meningkatkan self manajement siswa SMP. Tahap-tahap penelitian ini adalah (1) kajian lapangan, (2) kajian teoretis, (3) penyusunan model hipotetik, (4) uji ahli, (5) perbaikan metode, (6) uji coba terbatas, (7) revisi dan perbaikan metode. Subyek penelitiannya adalah 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Ngunut yang ditentukan secara purposive random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan rumus Wilcoxon. Simpulan akhir dari penelitian ini adalah teknik problem solving menggunakan video terbukti efektif meningkatkan self management. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0.005 < 0.05 yang berarti signifikan meningkatkan self management. Model ini berimplikasi terhadap upaya-upaya peningkatan self management. Untuk itu disarankan kepada konselor sebagai praktisi di lapangan menggunakan teknik problem solving menggunakan media video untuk meningkatkan self management. Kata Kunci: problem solving, self management, media video