Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

From Awareness to Action: Model Pendampingan Generasi Muda dalam Gerakan Pencegahan HIV/AIDS Nurussyariah Hammado; Mujahidah Yunus; Nurul Athirawanty Afany; Yusminah Hala; Yusnaeni Yusuf
Jurnal Abdi Bangsa Vol. 1 No. 2 (2025): Volume 1 Nomor 2 Desember 2025
Publisher : Jurnal Abdi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan preventif merupakan tantangan utama dalam pencegahan HIV/AIDS di kalangan generasi muda. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan efektivitas sebuah model pendampingan yang dirancang untuk mentransformasi kesadaran (awareness) menjadi tindakan nyata (action) dalam pencegahan HIV/AIDS. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: (1) Tahap Awareness (peningkatan pemahaman melalui penyuluhan interaktif mengenai HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, dan mitigasi stigma), (2) Tahap Empowerment (pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal peserta mahasiswa), dan (3) Tahap Action (pendampingan dalam merancang dan melaksanakan kampanye kecil-kecilan di lingkungan media social mahasiswa). Peserta kegiatan berjumlah 30 orang mahasiswa dari STIEM BONGAYA.                   Keberhasilan program terletak pada dua metode utama. Pertama, edukasi dan sosialisasi yang partisipatif dan kontekstual, kepada peserta/mahasiswa. Kedua, pelatihan komunitas pemuda/kader yang tidak hanya membekali pemahaman mendalam tetapi juga keterampilan praktis menjadi peer educator, teknik komunikasi, pembuatan materi, dan simulasi. Simpulan dari program ini adalah model pendampingan berkelanjutan yang memadukan edukasi, pemberdayaan, dan aksi nyata terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan pengetahuan tetapi juga dalam mendorong agensi kaum muda (mahasiswa) sebagai agen perubahan aktif dalam gerakan pencegahan HIV/AIDS. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas di berbagai setting komunitas pemuda.
Edukasi pencegahan Nyeri Muskuloskeletal Berbasis Healthy Longevity untuk Menjaga Fungsi Tubuh dan Kualitas Hidup di Pusat Kebugaran Nurussyariah Hammado; A Dhini Alfiandari; Mujahidah Yunus; Syahrianti Sarea; A Febi Irawati
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pbqg6t65

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh individu yang aktif melakukan aktivitas fisik, termasuk anggota pusat kebugaran. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh, keterbatasan aktivitas, serta menurunkan kualitas hidup apabila tidak dicegah dan ditangani dengan baik. Konsep healthy longevity menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan agar individu dapat tetap aktif, mandiri, dan produktif hingga usia lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anggota pusat kebugaran perempuan mengenai pencegahan nyeri muskuloskeletal melalui pendekatan healthy longevity. Kegiatan dilaksanakan pada sebuah pusat kebugaran perempuan dengan melibatkan 28 peserta berusia 20–50 tahun yang aktif mengikuti program latihan kebugaran. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi latihan pemanasan, peregangan, penguatan otot inti (core strengthening), serta edukasi mengenai manajemen aktivitas fisik, pemulihan tubuh, dan nutrisi pendukung kesehatan muskuloskeletal. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi peserta dan umpan balik selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi maupun praktik. Sebagian besar peserta mengungkapkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka serta memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan muskuloskeletal untuk mendukung fungsi tubuh jangka panjang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis healthy longevity dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan nyeri muskuloskeletal dan pentingnya menjaga kualitas hidup secara berkelanjutan.