p-Index From 2021 - 2026
1.332
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Placenta
Nuraeni
Akbid Graha Husada Cirebon

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Motivasi Datang Ke Posyandu Di Desa Sukamaju Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan Tahun 2023 Fera Asriani; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 3 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terbentuknya sikap seseorang. Pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap perilaku ibu untuk mengikuti kunjungan ke posyandu bersama balitanya. Rendahnya kunjungan ke posyandu pada ibu balita dapat menyebabkan banyaknya kasus tumbuh kembang anak tidak terpantau dengan baik sehingga kasus gizi kurang atau gizi buruk tidak terdeteksi secara dini. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 38 orang menggunakan total sampling Waktu penelitian dimulai bulan April-Juni tahun 2023. Tempat penelitian dilakukan di Desa Sukamaju Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan Instrumen Kuesioner. Pengumpulan data menggunakan data Primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisa Univariat yang berupa distribusi frekuensi dan analisa Bivariat menggunakan Chi-Square.   Hasil penelitian Pengetahuan Ibu untuk kategori Baik didapatkan hasil sebanyak 27 orang responden( 71,1% ), untuk kategori Cukup didapatkan hasil 6 orang responden( 15,8% ), untuk kategori Kurang didapatkan hasil 5 orang responden ( 13,2% ). Untuk Motivasi Ibu didapatkan hasil kategori aktif 29 responden (76,3%) dan untuk kategori tidak aktif 9 responden (23,7%)Berdasarkan data analisis Chi-Square diketahui P. 0,004.                   Pada penelitian ini mempunyai hubungan yang signifikan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu dengan Motivasi Ibu Datang Ke Posyandu. Disarankan kepada petugas kesehatan, tokoh masyarakat, dan instansi terkait hendaknya meningkatkan paparan tentang posyandu kepada masyarakat untuk meningkatkan revitalisasi posyandu dan kunjungan balita ke posyandu.
Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di RSUD Waled Ika Pramesti; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 1 (2024): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri Persalinan merupakan keadaan yang menimbulkan masalah kecemasan dan rasa hawatir pada saat proses persalinan. Kompres Hangat merupakan suatu metode alternatif secara non farmakologis guna mengurangi nyeri persalinan pada wanita inpartu kala I fase aktif dalam persalinan normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Waled Kabupaten Cirebon Tahun 2023. Desain penelitian menggunakan metode penelitian pra eksperimen dengan one gruoup dan pretest dan posttest design dengan populasi dan sampel diambil dari 20 responden. Waktu penelitian dari April-Juni tahun 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Tempat penelitian dilakukan di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner, alat ukur yang digunakan adalah Lembar Observasi Perilaku dengan Skala Ukur Bourbanis. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan Univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan intensitas nyeri persalinan sebelum pemberian kompres hangat pada 20 ibu bersalin yaitu nyeri sedang sebanyak 10 orang (50%), nyeri berat 10 orang (50%) dan intensitas nyeri persalinan sesudah pemberian kompres hangat yaitu nyeri ringan sebanyak 10 orang (50%), nyeri sedang 10 orang (50%). Berdasarkan hasil analisis Paired Sample T-test didapatkan hasil P.Value 0,001. Pada penelitian ini terdapat pengaruh kompres hangat dengan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Waled Kabupaten Cirebon Tahun 2023. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan metode alternatif non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri pada persalinan kala I fase aktif.
PENGARUH TEKNIK KNEADING TERHADAP KECEMASAN PADA PERSALINAN KALA I DI RSUD INDRAMAYU TAHUN 2023 Nuraeni; Aulia Agyanti Rahmah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti tertarik melakukan penelitian ini karena di RSUD Indramayu tidak di terapkan tentang penangan kecemasan pada ibu yang akan melahirkan, pasien hanya disuruh untuk menarik nafas yang dalam agar dapat menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik kneading terhadap kecemasan pada persalinan kala I di RSUD Indramayu tahun 2023.      Penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik dan teknik pengambilan sampel sebanyak 64 responden pada penelitian ini menggunakan Accidental sampling. Populasinya adalah seluruh ibu hamil kala I yang akan melahirkan di RSUD Indramayu Kabaupaten Indramayu tahun 2023 yang berjumlah 180 ibu bersalin pada bulan mei sampai juni tahun 2023.      Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat pengaruh teknik kneading terhadap kecemasan ibu bersalin, sebelum dilakukan teknik kneading  32,8%  yang mengalami kecemasan sedang dan 67,2% mengalami kecemasan berat. setelah dilakukan teknik kneading 43,8% mengalami kecemasan sedang 56,3% mengalami kecemasan berat. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam peyalanan kebidanan, terutama dalam kecemasan ibu bersalin.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TERHADAP KESADARAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS BABAKAN Nuraeni; Aulia Agyanti Rahmah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 4 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu di dunia pada tahun 2015 adalah 216 per 100.000 kelahiran hidup atau diperkirakan jumlah kematian ibu adalah 303.000 kematian dengan jumlah tertinggi berada di negara berkembang yaitu sebesar 302.000 kematian. Di ASEAN, Indonesia menjadi negara yang memiliki angka kematian ibu tertinggi. Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dalam menetukan 3 derajat kesehatan masyarakat. Angka kematian ibu tercatat mencapai 305 per 100 ribu kelahiran hidup. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, pengambilan data menggunakan dara sekunder dan primer dari observasi jumlah populasi seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilan yang berjumlah 25 responden, teknik pengambilan sampelnya probability sampling. Hasil Penelitian: Dari 25 responden sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik 21 orang (84%) dan pengetahuan dalam kategori kurang sebanyak 4 orang (16%). Kesimpulan: Diketahui bahwa pengetahuan ibu hamil terhadap kesadaran pemeriksaan kehamilan berdasarkan umur terbanyak dalam kategori umur 20 – 34 yakni 19 responden (76%), pekerjaan terbanyak dalam kategori tidak bekerja yakni 11 responden (56%), pendidikan terbanyak dalam kategori Pendidikan Tinggi (SMA, PT) yakni 17 responden (68%), paritas terbanyak dalam kategori Multigravida yakni 14 Responden (56%).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PADA IBU PRIMIPARA TENTANG TEKNIK MENYUSUI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI DESA SINDANG KECAMATAN CIKIJING KABUPATEN MAJALENGKA Nuraeni; Fera Asriani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seribu hari pertama anak sangat kritis. Kemenkes RI (2015) menyatakan kekurangan gizi sulit diobati. WHO (2015) melaporkan 42% kematian balita disebabkan pneumonia, 20% malnutrisi, dan 22% kurang ASI.Tujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu primipara tentang teknik menyusui pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, tahun 2024.Metode Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh ibu primipara menyusui bayi usia 0-6 bulan di Desa Sindang, Kabupaten Majalengka, sebanyak 39 orang. Sampel sebanyak 39 orang ditentukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data digunakan dengan data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian menggunakan kuesoner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu primipara di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka berusia 20-35 tahun (33,3%), bekerja (82,1%), berpendidikan SMA (41%) tersebut memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui, dan berperilaku benar dalam menyusui bayi usia 0-6 bulan. Hal ini didukung oleh edukasi tenaga kesehatan serta pendidikan ibu. Adapun hasil menunjukkan p-value 0,023, menandakan hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku ibu primipara tentang teknik menyusui bayi usia 0-6 bulan (p < 0,05). Ini menunjukkan pengetahuan ibu primipara mempengaruhi perilaku menyusui mereka. Program edukasi menyusui dapat dijadikan sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman bagi ibu primipara untuk mendukung praktik menyusui yang efektif dan berkelanjutan.
PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPM EVIYANTI, S.ST KOTA CIREBON Thira Eva Rahayu; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan perubahan fisiologi yang normal, oleh karena itu setiap ibu hamil berhak memiliki pengalaman menyenangkan terhadap proses persalinan. Kenyatannya sebagian besar ibu hamil memiliki traumatik terhadap proses persalinan terutama rasa nyeri, kontraksi yang dirasakan (Widiati dan Legiati, 2018). Terapi non farmakologis Jahe (ginger) sama efektifnya dengan asam mefenamat (mefenamic acid) dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri (Setyawan, 2020). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase akif di BPM Eviyanti, S.ST Kota Cirebon 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan metode One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu ibu bersalin kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon sebanyak 20 orang dan didapatkan sampel sejumlah 15 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Analisis menggunakan statistik univariat dan bivariat (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan minuman jahe merah sebesar 1.80 sementara rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sesudah diberikan minuman jahe merah sebesar 1.73 serta nilai p-value = 0.003 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Artinya ada pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon. Pemberian minuman jahe merah dapat digunakan sebagai salah satu metode non farmakologis dalam menurunkan skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Pendamping ASI Pada Usia 6-23 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Plered Kabupaten Cirebon Ika Popi sundani; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 3 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI adalah makanan yang dikenalkan pada bayi mulai usia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya yang akan membantu perkambangan dan petumbuhan bayi untuk kepentingan kecerdasan dan pertumbuhan fisiknya. Salah satu faktor resiko yang menjadi penyebab utama kematian pada balita yang disebabkan oleh diare (25,2%) dan ISPA (15,5%) adalah pemberian MP-ASI dini (SDKI, 2018). Di Jawa Barat, 53,6% ibu telah memberikan MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan (Dinkes Provinsi Jawa Barat, 2016). Desain penelitian yang digunakan ialah deskriptif. Penelitian ini menggunakan total sampling 60 orang yang merupakan jumlah populasi ibu yang memiliki anak usia 6-23 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Plered pada bulan Maret-Juni 2024. Alat pengukuran data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pengertian MP-ASI terbesar kategori baik 58 responden (96,7%), terkecil kategori cukup dan kurang 1 responden (1,7%). Tujuan pemberian MP-ASI terbesar kategori baik 52 responden (86,7%), terkecil kategori kurang 3 responden (5%). Jenis-jenis MP-ASI terbesar adalah kategori baik 48 responden (80%), terkecil kategori kurang 3 responden (5%). Cara pemberian MP-ASI terbesar adalah kategori baik 53 responden (88,3%), terkecil kategori kurang 2 responden (3,3%). Jadi dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan ibu paling banyak berada pada kategori baik.
PENGARUH TEKNIK MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI RSUD INDRAMAYU Ade Iko Rovikoh; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan hal natural yang dialami oleh wanita, tidak dapat dipungkiri bahwa melahirkan merupakan proses yang menyakitkan dan menimbulkan nyeri. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan metode holisticare salah satunya yaitu massage effleurage. Massage Effleurage merupakan manipulasi gosokan yang halus dengan teknik relative ringan sampai kuat (Astuti,2018). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 ibu bersalin di ruang Gincu 1 (Vk) dan IGD Kebidanan sehingga di dapatkan sempel sebanyak 20 ibu bersalin berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar SOP Massage Effleurage dan observasi lembar ukur perilaku skala NRS (Numerical rating scale). Uji analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji paired simple t-test). Hasil penelitian ini didapatkan mean itensitas nyeri pada kelompok pretest adalah 6.85 dan pada kelompok posttest diperoleh mean 4.25 sehingga terjadi penurunan sebanyak 2.6. Hasil uji paired simple t-test menunjukan adanya pengaruh massage effleurage pada sebelum dan sesudah dilakukan massage effleurage dengan hasil p-value (0.000) < α (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala 1 pada ibu bersalin sebelum dan sesudah diberikan massage effleurage.