p-Index From 2021 - 2026
1.332
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Placenta
Ilah Lilahsah
Akbid Graha Husada Cirebon

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWI KELAS XI DI SMK ISDA BABAKAN KABUPATEN CIREBON TAHUN 2024 Heni Erawati; Ilah Lilahsah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 3 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 33,76% pemuda di Indonesia mencatatkan usia kawin pertamanya di rentang 19-21 tahun. Kemudian, usia 22-24 tahun sebanyak 27,07%, usia 16-18 tahun 19,24% pada tahun 2022. Jika dilihat berdasarkan  jenis kelamin, usia menikah pertama pemuda laki-laki dan perempuan tentu aja memiliki perbedaan, dimana laki-laki cenderung memasuki usia pertamanya lebih tua dibandingkan perempuan. Provinsi dengan wanita yang menikah pertama kalinya di usia 7-15 tahun adalah Jawa Barat, yakni sebesar 11,48%. Kasus pernikahan  usia dini di wilayahnya pada tahun 2020 itu banyak di Kecamatan Ciledug, Babakan dan Kecamatan Gebang. Dan di  ditemukan bahwa terdapat 7 kasus pernikahan dini pada remaja putri yang terjadi pada peserta didik di tahun pelajaran 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri kelas XI di SMK Isda Babakan Kabupaten Cirebon Tahun 2024 tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi. Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Instrumen dalam penelitian adalah lembar kuesioner berupa lembar pertanyaan check list. Popoluasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sejumlah 120 sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapat pengetahuan remaja putri tentang pengertian konsep remaja pada kategori baik (58,3), cukup (31,7%), kurang (10,0%).  Pengetahuan  remaja putri tentang pernikahan dini pada kategori baik (35,8%), cukup (41,7%),  kurang  (22,5%). Pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini bagi kesehatan reproduksi pada kategori baik (20,0%), cukup (49,2%), kurang (30,8%). Pengetahuan  remaja tentang faktor yang mempengaruhi pernikahan dini pada kategori baik (53,3%), cukup (36,7%), kurang (10,0%). Pengetahuan  remaja tentang cara menjaga organ  reproduksi pada kategori baik (61,7),cukup (31,7%), kurang (6,7%).
Gambaran Pengetahuan Ibu Post Sectio Caesarea Mengenai Mobilisasi Dini Di RSUD Waled Kabupaten Cirebon Ilah Lilahsah; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi Post Sectio Caesarea adalah suatu pergerakan, posisi atau adanya kegiatan yang dilakukan ibu setelah beberapa jam melahirkan dengan persalinan Caesarea. Untuk mencegah komplikasi post operasi Sectio Caesarea ibu harus segera dilakukan mobilisasi sesuai dengan tahapannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post Sectio Caesarea mengenai mobilisasi dini di RSUD Waled Kabupaten Cirebon tahun 2023. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskripsi, jumlah populasi Riwayat Sectio Caesarea pada bulan Januari – Maret 2023 berjumlah 158 orang, Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling berjumlah 61 responden. Instrument penelitian berbentuk kuisoner berjumlah 25 pernyataan. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu post Sectio Caesarea mengenai mobilisasi dini yang dilakukan terhadap 61 responden yang memiliki pengetahuan pada kategori cukup berjumlah 29 responden (47,5 %). Pengetahuan berdasarkan pengertian mobilisasi dini dalam kategori baik berjumlah 36 responden (59 %). Berdasarkan tujuan dalam kategori kurang berjumlah 23 responden (37,7 %). Berdasarkan manfaat dalam kategori cukup berjumlah 23 responden (37,7 %). Berdasarkan tahapan dalam kategori baik berjumlah 35 responden (57,4 %). Berdasarkan dampak dalam kategori cukup berjumlah 25 responden (41%). Kesimpulan yang didapat Sebagian ibu post Sectio Caesarea mempunyai pengetahuan cukup. Saran diharapkan agar para tenaga Kesehatan sebagai tenaga pendidik dalam memberikan Pendidikan Kesehatan dan konseling. Dengan cara penyuluhan pada pemeriksaan kehamilan atau dengan melakukan sosialisasi.
PENGARUH TERAPI MEDITASI TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA IBU BERSALIN DI RSUD WALED TAHUN 2023 Thira Eva Rahayyu; Ilah Lilahsah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 3 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan emosional yang sering dialami oleh ibu bersalin. Efek dari kecemasan dalam persalinan dapat memicu keluarnya kadar katekolamin secara berlebih sehingga dapat berakhibat turunnya darah ke rahim dan dapat menyebabkan lamanya persalinan. Salah satu upaya non farmakologi untuk mengatasinya yaitu dengan terapi meditasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi meditasi teradap penurunan kecemasan pada ibu bersalin di RSUD Waled tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif quasi experimental design, dengan pendekatan pretest-posttest. Teknik pengambilan sampling yaitu total sampling. Jumlah sampel sebanyak 37 ibu bersalin normal. Analisis data kuantitatif menggunakan uji independent t test. Diperoleh hasil p-value = 0,000 yang artinya ada pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan kecemasan pada ibu bersalin. Tingkat kecemasan pada ibu bersalin saat pre-test yaitu pada kategori cemas sebanyak 29 responden (78,4%) dan tidak cemas sebanyak 8 responden (21,6%). Sedangkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin saat posttest yaitu pada kategori cemas sebanyak 4 responden (10,8%), dan tidak cemas sebanyak 33 responden (89,2%). Pada penelitian ini terdapat pengaruh terapi meditasi terhadap penurunan kecemasan pada ibu bersalin di RSUD Waled Tahun 2023. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan terapi meditasi melalui murottal Al-Qur’an sehingga kecemasan pada ibu bersalin dapat diatasi.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMIKEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI RSUD INDRAMAYU Ilah Lilahsah; Thira Eva Rahayu
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 4 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan ibu hamil yang mengalami mual muntah yang berlebih, dapat menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari sehingga membahayakan kesehatan bagi janin dan ibu, bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Indramayu Tahun 2023. Desain penelitian ini  menggunakan deskriptif  Cross sectional  dengan pengambilan data pada rekam medis pasien dari Januari sampai Mei tahun 2023 dengan jumlah populasi 150 ibu hamil. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 150 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar ceklis. Analisa data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yang terbesar berdasarkan karakteristik  umur 20-35 berjumlah 70,0% . Karakteristik ibu hamil berdasarkan pendidikan dengan SMA berjumlah 36,0%. Karakteristik ibu hamil berdasarkan Paritas pada primipara berjumlah 45,3%. Karakteristik ibu hamil berdasarkan pekerjan IRT berjumlah  66,0%. Hasil uji chi-square menunjukan terdapat ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dengan nilai p-value 0,001. Terdapat  karakteristik umur 20-35 tahun responden yang paling banyak mengalami kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Indramayu tahun 2023. diharapkan bisa meningkatakan pelayanan dalam bentuk informasi kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan yang mengalami hiperemesis gravidarum.
PENGARUH PEMBERIAN MIXED JUICE TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KEPUH KABUPATEN CIREBON Ilah Lilahsah; Atiek Noviyanti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu bersalin dengan nutrisi yang kurang beresiko terhambatnya kemajuan persalinan, persalinan semakin lama dan menyakitkan, trauma hingga depresi, ini dikarenakan kadar gula darah yang menurun dapat mempengaruhi salah satu faktor penting pada saat persalinan yaitu kekuatan (power) untuk mengejan. Data dari Puskesmas Kepuh Tahun 2023 diperoleh ibu hamil merasa lemas, cemas selama proses persalinan dikarenakan kadar gula darah <67 mg/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian mixed juice terhadap kadar gula darah pada ibu bersalin. Metode penelitian ini adalah Eksperimen (experimental), desain Pra-Eksperimen atau Pre-Experimental Design dengan pendekatan penelitian One-Group Pretest- Posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang bersalin di Puskesmas Kepuh sebanyak 25. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling sebanyak 25 responden dengan kriteria inklusi, eksklusi. Tempat penelitian di Puskesmas Kepuh Kabupaten Cirebon. Waktu peneltian periode April-Juni 2024. Instrumen penelitian dengan lembar observasi (checklist). Menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian pada 25 ibu bersalin yang menjadi sampel sebelum diberikan mixed juice sebanyak 2 (8%) memiliki kadar gula darah rendah, 23 (92%) memiliki kadar gula darah normal. Sesudah pemberian mixed juice semua ibu sebanyak 25 (100%) memiliki kadar gula darah normal dan meningkat. Rata-rata usia responden adalah 20-35 tahun sebanyak 19 (76%), pendidikan responden adalah SMA sebanyak 9 (36%), paritas responden adalah multipara sebanyak 17 (68%). Dan didapatkan hasil uji wilcoxon dengan nilai p 0,001 (p<0,05). Disimpulkan terdapat pengaruh pemberian mixed juice terhadap kadar gula darah pada ibu bersalin di Puskesmas Kepuh Kabupaten Cirebon Tahun 2024. Pemberian mixed juice dapat menjadi minuman nutrisi alami pada saat proses persalinan dengan pemberian yang terukur.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI KELAS XI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL DI SMK ISLAMIC CENTRE CIREBON Ilah Lilahsah; Mar'atus Solihah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak baik anak sebagai korban ataupun anak sebagai pelaku merupakan bukti nyata bahwa masih banyak anak yang belum mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai pencegahan kekerasan seksual. Kasus kekerasan seksual menduduki posisi tertinggi ada 85 jenis kekerasan seksual yang di tangani oleh LSM WCC Mawar Balqis Cirebon, Untuk itu perlu kiranya pemberian informasi atau pengetahuan kepada anak sejak dini agar anak mengetahui perilaku apa saja yang di anggap menjurus pada kegiatan kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri kelas XI tentang kekerasan seksual. Desain Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan meneliti dua variabel pengetahuan dan sikap, Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi dengan jumlah 293 siswi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Random Sampling,. Diketahuinya pengetahuan tentang kekerasan seksual pada remaja kelas XI termasuk kategori kurang sebanyak 36 responden (61,02%), diantaranya tentang pengertian kategori cukup sebanyak 19 responden (32,2%), mengenai Faktor kategori kurang sebanyak 38 responden (64,4%), mengenai Jenis-jenis kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 34 responden (5,6%), mengenai Dampak kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 32 responden (54,2%), dan mengenai Upaya Pencegahan kekerasan seksual kategori kurang yaitu sebanyak 43 responden (2,9%). Sikap Remaja kelas XI Terhadap kekerasan seksual sebanyak 53 responden (89,8%) Memiliki sikap Positif. Pengetahuan remaja putri kelas XI memiliki pengetahuan kurang, dan sikap remaja putri terhadap kekerasan seksual memiliki sikap Positif Di harapkan remaja putri dapat mencari informasi melalui buku atau media sosial, bagi tempat penelitian dan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi.
PENGARUH PEMBERIAN KURMA SEBAGAI PENDAMPING FE DALAM PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI PUSKESMAS PALIMANAN KABUPATEN CIREBON: Pemberian Kurma, Fe, Kadar Haemoglobin, ibu Hamil Atiek Noviyanti; Ilah Lilahsah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 4 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada kehamilan sangat berbahaya bagi ibu dan janinnya. Dampak anemia pada ibu hamil yaitu perdarahan, abortus, persalinan prematur. Diperoleh kenaikan 20% dari tahun 2023 ke tahun 2024 di Puskesmas Palimanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Palimanan Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode penelitian experimental. Desain penelitian Two Group Pretest Posttest Control Design. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil yang ada di Puskesmas Palimanan sebanyak 20 responden Waktu penelitian bulan April Juni 2024 di Puskesmas Palimanan Kabupaten Cirebon. Instrument penelitian lembar observasi. Pengumpulan data menggunakan data primer. Teknik pengambilan data yaitu Purposive Sampling, menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan hasil uji paired simple t-test. Diketahui usia ibu hamil terbanyak 31 tahun 10 responden, usia kehamilan terbanyak 21-30 minggu 12 responden, pendidikan terbanyak SMA 7 responden dan pekerjaan terbanyak IRT 12r responden. Pada hasil uji paired simple t-test diketahui nilai P value 0.000 (P<0,05). Dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Saran kurma dapat dijadikan metode non farmakologis dalam peningkatan kadar hemoglobin dan sebagai pendamping Fe.  
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN JAHE HANGAT TERHADAP FREKUENSI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I: minuman Jahe Hangat, emesis gravidarum, ibu hamil Ika Pramesti; Ilah Lilahsah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 4 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah atau biasa disebut emesis gravidarum yang terjadi pada kehamilan trimester pertama disebabkan karena terjadinya peningkatan kadar hormon Estrogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) (Walyani, E.S 2020). Emesis gravidarum bisa diatasi dengan terapi non farmakologi, salah satunya yaitu pemberian minuman jahe. Jahe mengandung gingerol, shogaoldan zingeberen yang bisa menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil (Fina et al., 2020). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman jahe hangat terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan metode One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan sebanyak 59 orang dan didapatkan sampel sejumlah 25 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan statistik univariat dan bivariat (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sebelum diberikannya perlakuan sebesar 3.9535 sementara rata-rata emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I sesudah perlakuan sebesar 1.9467 serta nilai p- value = 0.000 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Artinya ada pengaruh jahe terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan. Pemberian minuman jahe putih hangat dapat digunakan sebagai salah satu metode non farmakologis dalam menurunkan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I.