p-Index From 2021 - 2026
1.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal Placenta
Thira Eva Rahayu
Akbid Graha Husada Cirebon

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal Placenta

HUBUNGAN PELAKSANAN PERAWATAN PAYUDARA (BRAST CARE) DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI BPM IBU ELOK DIDESA BUNTET KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Atiek Novianty; Thira Eva Rahayu
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 3 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    Perawatan payudara adalah suatu tindakan untuk merawat payudara terutama pada masa nifas untuk memperlancar pengeluaran ASI. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di BPM Ibu Elok Tahun 2023,masih banyak ibu nifas yang tidak melakukan perawatan payudara dengan benar dan teratur sehingga produksi ASI banyak yang tidak lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan perawatan payudara pada ibu nifas dengan kelancaran ASI di BPM Ibu Elok Tahun 2023.     Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 50 orang menggunakan total sampling, untuk penelitian dimulai pada bulan Juni sampai Juli tahun 2023, tempat penelitian dilakukan di BPM Kabupaten Cirebon, penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder.Analisa menggunakan analisa Univariat yang berupa distribusi frekuensi dan analisa Bivariat menggunakan Chs-Square.     Hasil penelitian didapatkan Pengeluaran ASI sebelum dilakukan Perawatan Payudara kategori sedikit yaitu sebanyak (62.0%) Pengeluaran ASI sesudah dilakukan Perawatan Payudara kategori sedang yaitu sebanyak (86.0%). Berdasarkan hasil analisia bivariat uji chi square didapatkan dari nilai (p Value 0,069) Sehingga penelitian ini menyatakan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak      Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara Perawatan Payudara deangan Pengeluaran ASI pada Ibu Nifas di BPM Ibu Elok Tahun 2023. Memberikan konseling kepada ibu nifas tentang cara Perawatan Payudara  untuk memperoleh Pengeluaran  ASI yang lebih banyak.  
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMIKEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI RSUD INDRAMAYU Ilah Lilahsah; Thira Eva Rahayu
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 4 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan ibu hamil yang mengalami mual muntah yang berlebih, dapat menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari sehingga membahayakan kesehatan bagi janin dan ibu, bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Indramayu Tahun 2023. Desain penelitian ini  menggunakan deskriptif  Cross sectional  dengan pengambilan data pada rekam medis pasien dari Januari sampai Mei tahun 2023 dengan jumlah populasi 150 ibu hamil. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yaitu 150 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar ceklis. Analisa data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yang terbesar berdasarkan karakteristik  umur 20-35 berjumlah 70,0% . Karakteristik ibu hamil berdasarkan pendidikan dengan SMA berjumlah 36,0%. Karakteristik ibu hamil berdasarkan Paritas pada primipara berjumlah 45,3%. Karakteristik ibu hamil berdasarkan pekerjan IRT berjumlah  66,0%. Hasil uji chi-square menunjukan terdapat ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dengan nilai p-value 0,001. Terdapat  karakteristik umur 20-35 tahun responden yang paling banyak mengalami kejadian hiperemesis gravidarum di RSUD Indramayu tahun 2023. diharapkan bisa meningkatakan pelayanan dalam bentuk informasi kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan yang mengalami hiperemesis gravidarum.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU  AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN TENTANG KONTRASEPSI IUD (AKDR) DI PUSKESMAS PLERED KABUPATEN CIREBON Thira Eva Rahayu; Heni Erawati
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 4 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak-hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengetahuan ibu akseptor kb suntik 3 bulan tentang kb IUD (AKDR). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode pendekatan sederhana dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah ibu KB Suntik 3 Bulan yang berjumlah 97 responden yang tersebar di 6 desa. Untuk menganalisis data digunakan teknik deskriptif dengan presentase. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 57 responden didapatkan bahwa Pengetahuan Ibu KB Suntik 3 Bulan tentang Pengertian IUD adalah mayoritas dalam kategori baik yaitu dengan jumlah 41 orang (76,3%), pengetahuan ibu KB Suntik 3 Bulan tentang keuntungan IUD adalah mayoritas dalam kategori Kurang yaitu dengan jumlah 21 orang (21,6%), pengetahuan ibu KB Suntik 3 Bulan tentang kerugian IUD adalah mayoritas dalam kategori cukup yaitu dengan jumlah 37 orang (38,1%), pengetahuan ibu KB Suntik 3 Bulan tentang cara pemakaian IUD adalah mayoritas dalam kategori kurang yaitu dengan jumlah 46 orang (47,4%).Dengan hasil tersebut disarankan untuk petugas kesehatan perlu meningkatkan pengetahuan ibu tentang KB IUD melalui pemberian informasi secara lengkap tentang KB IUD sehingga akseptor dapat lebih mengetahui tentang kelebihan, keuntungan, maupun cara pemakaian KB.
PENGARUH MINUMAN JAHE MERAH TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI BPM EVIYANTI, S.ST KOTA CIREBON Thira Eva Rahayu; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan perubahan fisiologi yang normal, oleh karena itu setiap ibu hamil berhak memiliki pengalaman menyenangkan terhadap proses persalinan. Kenyatannya sebagian besar ibu hamil memiliki traumatik terhadap proses persalinan terutama rasa nyeri, kontraksi yang dirasakan (Widiati dan Legiati, 2018). Terapi non farmakologis Jahe (ginger) sama efektifnya dengan asam mefenamat (mefenamic acid) dan ibuprofen untuk mengurangi nyeri (Setyawan, 2020). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase akif di BPM Eviyanti, S.ST Kota Cirebon 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan metode One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini yaitu ibu bersalin kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon sebanyak 20 orang dan didapatkan sampel sejumlah 15 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling. Analisis menggunakan statistik univariat dan bivariat (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan minuman jahe merah sebesar 1.80 sementara rata-rata skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif sesudah diberikan minuman jahe merah sebesar 1.73 serta nilai p-value = 0.003 atau lebih kecil dari nilai α (0,05). Artinya ada pengaruh minuman jahe merah terhadap perubahan skala nyeri persalinan kala I fase aktif di BPM Eviyanti., S.ST Kota Cirebon. Pemberian minuman jahe merah dapat digunakan sebagai salah satu metode non farmakologis dalam menurunkan skala nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif.
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOSARI Ika Popi sundani; Thira Eva Rahayu
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 2 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu postpartum memiliki kerentanan terhadap berbagai gangguan mental, gangguan kesehatan mental pada masa postpartum akan berdampak pada kesehatan ibu dan mempengaruhi kemampuan bayinya dalam perkembangan bahasa juga kedekatan emosionalnya dengan orang lain (Arami et al, 2021). Ada tiga bentuk gangguan kesehatan mental pada ibu postpartum yaitu kecemasan, stres dan depresi (Alifka, 2022). Di Indonesia angka kejadian kecemasan dan depresi postpartum sampai mencapai 50-70%, sedangkan di Jawa Barat angka kejadian resiko depresi postpartum pada tahun 2017 berkisar antara 45-65% (Dinkes Jabar, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarkan kesehatan mental pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Losari Kabupaten Cirebon tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, pelaksanaan penelitian di mulai dari bulan Maret-April tahun 2024. Populasi yang digunakan adalah ibu 0-6 minggu postpartum dengan menggunakan teknik total sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 50 responden, instrumen penelitian inI menggunakan kuesioner DASS-21 dan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 responden terdapat 20 responden mengalami kecemasan, semuanya adalah ibu postpartum di minggu pertama (40%). Pada tingkat stres terdapat 10 responden, ibu yang mengalami stres berat adalah ibu yang tinggal sendiri dan suaminya bekerja (6%). Sedangkan pada tingkat sedang dialami oleh ibu bersalin dengan persalinan seksio (4%), depresi berat dan sangat berat dialami oleh ibu yang berusia 18 tahun (4%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan kesehatan mental dialami oleh setiap responden dengan tingkat yang bervariasi dan terdapat faktor  resiko yang dapat meningkatkan prevalensi gangguan kesehatan mental. Sehingga diharapkan adanya institusi pelayanan kesehatan maupun pendidikan kesehatan dapat menyediakan fasilitas dan pelayanan psikologis yang dapat mencegah serta menangani gangguan mental ini.
MANFAAT REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI BPM BIDAN HJ. HENI WINARSIH Thira Eva Rahayu; Ghea Sugiharti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 3 (2025): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Perawatan luka perineum pada ibu setelah melahirkan berguna untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan, menjaga kebersihan, mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Perawatan perineum umumnya bersamaan dengan perawatan vulva (Rostika et al. 2020). Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada manfaat Rebusan Daun Sirih Untuk Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di Di BPM Bidan Hj. Heni Winarsih Tahun 2024. Desain Penelitian : jenis penelitian quasi eksperimental. Populasi Dan Sampel : populasi dalam penelitian ini  adalah seluruh ibu post partum spontan dengan luka perineum di hecting di BPM Bidan Hj. Heni Winarsih Tahun 2024 pada tanggal 10 Maret 2024-28 Mei 2024 sebanyak 22 ibu post partum,sample dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil : Responden kelompok intervensi yang diberikan perlakuan menggunakan rebusan daun sirih pada ibu nifas mayoritas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke 3 terdapat 20 orang (100%). Responden kelompok Kontrol yang tidak diberikan perlakuan menggunakan rebusan daun sirih pada ibu nifas mayoritas dalam kategori penyembuhan luka 4-7 hari terdapat 12 orang (60%), ibu nifas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke >7 terdapat 80 orang (40%) dan ibu nifas dalam kategori penyembuhan luka dihari ke 3 tidak ada. Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji paired T tes menunjukkan bahwa penyembuhan luka perineum kelompok ibu nifas yang menggunakan perlakuan rebusan daun sirih dan kelompok ibu nifas yang tidak menggunakan perlakuan rebusan daun sirih secara statistik berbeda,hasil p value 0,001 < 0,05  artinya ada manfaat rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di BPM Bidan Hj.Heni Winarsih Kabupaten Cirebon maka Ho ditolak dan Ha diterima.