NIM. A01111190, M I M I
Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN ANAK LUAR KAWIN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 46/PUU-VIII/2010 NIM. A01111190, M I M I
Jurnal Fatwa Hukum Vol 2, No 1 (2019): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.642 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN ANAK LUAR KAWIN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 46/PUU-VIII/2010”. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kedudukan anak luar kawin pasca keluarnya Putusan  Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui data dan informasi mengenai kedudukan anak luar kawin pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 dan untuk mengetahui hak mewaris anak luar kawin. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif yaitu suatupenelitianhukum yang menggunakan data sekunder berupa penelitian Kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, kedudukan anak luar kawin pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 bahwahubungan keperdataan antara si anak dengan ibunya terjadi secara otomatis demi hukum, tetapi hubungan keperdataan dengan pihak ayahnya tidak terjadi dengan sendirinya. Pihak yang berkepentingan harus dapat membuktikan terlebih dahulu bahwa laki-laki yang dianggapnya sebagai ayah biologisnya itu benar-benar adalah ayahnya, yang dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan atau alat bukti lainnya menurut hokum  mempunyai hubungan darah, termasuk hubungan perdata dengan ayahnya. Dan selama tidak ada penyangkalan dari anak yang sah, maka anak luar kawin tersebut menjadi ahli waris dari pewaris tanpa harus melakukan pembuktian.   Kata Kunci  :  Kedudukan, Anak Luar Kawin, Putusan Mahkamah Konstitusi