Ayam kampung super membutuhkan pakan yang berkualitas untuk pemenuhan gizinya. Ketersediaan bahan pakan di pasaran berupa bahan pakan lokal dan bahan import. Harga bahan pakan import yang cenderung tinggi mendorong perlu adanya bahan pakan alternatif dalam penyediaan komponen ransum. Demi menekan biaya produksi sekecil mungkin tanpa mengurangi produksi optimum dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan bahan pakan alternatif yang dapat menambah gizi, mudah didapatkan dan harganya murah yaitu tepung daun beluntas terfermentasi yang memiliki kandungan zat makanan seperti protein kasar 13,4%, lemak kasar 1,5%, serat kasar 16,7% dan GE 2,7% kcal/g. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian tepung daun beluntas terfermentasi terhadap persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu dan pada level berapa pemakaian tepung daun beluntas terfermentasi akan menunjukkan hasil terbaik terhadap persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan yaitu B0 = Ransum tanpa kandungan tepung daun beluntas, B1 = Ransum yang menggunakan 1,5% tepung daun beluntas terfermentasi, B2 = Ransum yang menggunakan 3% tepung daun beluntas terfermentasi, B3 Ransum yang menggunakan 4,5% tepung daun beluntas terfermentasi, B4 = Ransum yang menggunakan 6% tepung daun beluntas terfermentasi. Pemberian tepung daun beluntas terfermentasi dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap semua variabel yang diamati (berat potong, berat karkas, berat non karkas, persentase karkas dan persentase non karkas). Hasil penelitian ini menunjukan pemberian tepung daun beluntas terfermentasi pada level 4,5% memberikan hasil persentase karkas ayam kampung super umur 10 minggu yang lebih baik.