Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menerapkan Kesehatan Lingkungan Di Masa Pandemi COVID-19 dan Promosi Potensi Wisata di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Anak Agung Gede Indraningrat; Tanjung Subrata; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.3.2.2021.61-65

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Warmadewa (Unwar) tahun 2021 berlangsung di tengah merebaknya pandemi COVID-19. Sehingga dengan mempertimbangkan efektivitas dan faktor keamanan, pelaksanaan KKN-PPM dilakukan dengan kombinasi metode daring dan luring dibawah supervisi dari dosen pembimbing KKN yang ditunjuk oleh Unwar. Kelompok 85 adalah salah satu kelompok KKN-PPM Unwar dan telah melangsungkan program kerja selama 1 bulan terhitung sejak 22 April hingga 22 Mei 2021 di Desa Bamo, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kelompok 85 beranggotakan 28 mahasiswa Unwar yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yang meliputi administrasi negara, ilmu hukum, sastra inggris, pertanian, peternakan, dan ekonomi akuntansi. Pemilihan Desa Bamo sebagai lokasi KKN-PPM sesuai dengan kesepakatan kelompok 85 dimana sebanyak enam mahasiswa melakukan KKN secara luring di desa ini sedangkan anggota sisanya mendukung lewat metode daring. Hasil komunikasi dengan mitra mengerucut pada permasalahan kesehatan lingkungan di Desa Bamo selama masa pandemi COVID-19 yaitu kurangnya jumlah tempat sampah dan perlunya partisipasi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dari segi pendidikan, mitra juga mengharapkan adanya bantuan pembuatan majalah dinding sekolah. Sedangkan dari sisi ekonomi, mitra mengharapkan bantuan dalam hal promosi potensi pariwisata desa Bamo. Hasil pelaksanaan KKN-PPM oleh kelompok 85 selama 1 bulan menunjukkan kontribusi mahasiswa Unwar dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan program kerja kelompok 85 yang meliputi pembuatan majalah dinding untuk siswa SD, pemberian tempat sampah pada tempat ibadah di lingkungan desa Bamo, dan promosi potensi wisata desa Bamo secara gencar lewat media sosial seperti Instagram dan facebook.
PKM Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kelompok Petugas Pemungut Sampah dan Pengembangan Bank Sampah di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.55-61

Abstract

Pemerintah telah secara gencar mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang meliputi: mencuci tangan memakai sabun, memakai masker apabila bepergian, mengikuti etika bersin dan batuk, menjaga asupan makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik yang cukup khususnya di masa pandemi COVID-19. Penerapan PHBS ini semakin tinggi urgensinya pada kelompok petugas kebersihan mengingat tingginya intensitas paparan terhadap sampah dan berbagai macam kotoran yang dapat menularkan berbagai macam penyakit. Kegiatan kemitraan kepada masyarakat (PKM) ini akan difokuskan pada kelompok petugas kebersihan di Banjar Batu Bintang Desa Dauh Puri Kelod Denpasar tentang PHBS dan bantuan alat perlindungan diri di kalangan petugas kebersihan. Selain itu, kegiatan juga akan difokuskan untuk mendesain program bank sampah untuk mengatasi masalah sampah dan menambah pemasukan bagi mitra. Kegiatan PKM ini akan terdiri dari sosialisasi, focus group discussion, pemaparan materi, pre-test dan post-test, yang diakhiri dengan evaluasi dan monitoring secara berkala selama 3 bulan. Hasil kegiatan menunjukkan kader telah memahami dan mempraktekkan konsep PHBS seperti mencuci tangan memakai sabun yang baik dan benar. Selain itu pemahaman kader akan konsep PHBS secara signifikan telah ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test sebesar 30%. Mitra mendapatkan pemahaman baru tentang konsep bank sampah namun saat ini masih terkendala dengan lokasi pembangunan bank sampah dan untuk sementara mitra bekerja sama dengan bank sampah terdekat. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa mitra sudah menggunakan fasilitas yang diberikan seperti gerobak sampah, sepatu boots, jas hujan dan sarung tangan untuk mendukung aktivitas mengumpulkan sampah.