Pendampingan pengajaran bahasa Inggris merupakan hal yang penting bagi sekolah yang memiliki SDM yang kurang dalam Bahasa Inggris. Pendampingan pengajaran bahasa Inggris yang diperkenalkan juga memuat unsur pengenalan budaya, hal ini penting karena pengenalan budaya pada usia dini dapat disisipkan dalam pengajaran bahasa, seperti pengenalan bahasa Inggris yang mengandung unsur budaya dapat termuat dalam pengenalan kata benda sebagi contoh makanan, profesi, tempat dan sebagainya dengan menggunakan metode-metode yang menarik untuk menarik minat dan perhatian siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Pendampingan pengajaran sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan untuk dapat berdaya saing yang baik di era globalisasi ini. Salah satu upaya yang memungkinkan dilakukan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas Pendidikan adalah pendampingan pengajaran bahasa Inggris untuk sekolah TK Padangsambian Kaja yakni TK Widya Kusuma Sari yang belum memiliki SDM yang cukup dalam bidang bahasa Inggris. Metode pelaksanaan pengabdian pengajaran diawali dengan Focus group discussion (FGD). FGD awal dilakukan untuk mengetahui dan mendiskusikan kurikulum yang digunakan, yang kemudian dijadikan dasar dalam pendampingan pengajaran, menentukan topik dan tema untuk pendampingan pengajaran. Setelah dilakukan pendampingan pengajaran, FGD kembali dilakukan untuk mendiskusikan hasil pengajaran yang telah diberikan, yang nantinya dapat digunakan dalam penyusunan laporan.