Ni Kadek Nadia Ayu Agustini
Klinik Utama Jantung Hasna Medika Karangasem

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Acute Coronary Syndrome in Dextrocardia : A Case Report Ni Kadek Nadia Ayu Agustini; Komang Aditya Yudistira
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.5.2.2025.122-126

Abstract

Dextrocardia is a rare congenital condition in which the heart is positioned on the right side of the thorax, with an estimated incidence of one in 10,000 individuals. Recognizing acute coronary syndrome (ACS) in patients with dextrocardia and situs inversus is challenging due to the anatomical reversal of internal organs. We report a case of a 67-year-old woman presenting with substernal chest pain radiating to the back for 12 hours, accompanied by shortness of breath. The patient had no history of hypertension or diabetes mellitus. Physical examination revealed elevated blood pressure, while other findings were unremarkable. The electrocardiogram (ECG) demonstrated marked right axis deviation with T-wave inversion in leads V1–V4. Chest radiography showed an inverted cardiac silhouette and a right-sided gastric air bubble. In patients without a known diagnosis of dextrocardia, the recognition of ACS can be challenging because clinical and ECG findings may appear reversed. In patients with confirmed or suspected dextrocardia, performing a right-sided ECG and reversed limb lead are essential to accurately identify ischemic changes and avoid misdiagnosis of acute coronary syndrome.
Hubungan Derajat Hipertensi terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di BRSUD Tabanan Ni Kadek Nadia Ayu Agustini; Komang Aditya Yudistira; I Putu Gede Eka Ariawan Suyasa; Ni Putu Diah Witari
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.5.2.2025.127-132

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dari penyakit jantung koroner (PJK). Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis yang dapat menyebabkan stenosis pada pembuluh darah koroner. Menurut Joint National Committee VII (JNC VII) hipertensi terdiri dari 2 derajat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat hipertensi terhadap kejadian PJK dengan rancangan studi cross sectional Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara derajat hipertensi dengan kejadian PJK (p = 0,000) dan hipertensi derajat 2 berisiko 4,68 kali menderita PJK dibandingkan hipertensi derajat 1. Kata kunci: penyakit jantung koroner, hipertensi, aterosklerosis