Asri Lestarini
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Edukasi Hipertensi dan Budidaya Toga Ni Wayan Rusni (Scopus ID: 57203956698); Asri Lestarini; Luh Gede Sri Yenny
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.216-220

Abstract

Karang Lansia Vaisnava Seva Sanga merupakan kelompok lansia yang baru dibentuk sejak bulan Januari 2024. kegiatan kelompok lansia ini berjalan cukup aktif sampai saat ini. Kegiatan reguler kelompok lansia ini diisi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin, olahraga berupa senam bersama, edukasi kesehatan jasmani dan rohani yang kemudian diakhiri dengan pemenuhan nutrisi lansia dengan pembagian makanan sehat untuk lansia. Dari pemeriksaan tanda vital secara reguler tersebut, ditemukan sebagian besar lansia mengalami peningkatan tekanan darah.oleh karena itu diperlukan edukasi untuk meningkatakan pengetahuan lansia terkait hipertensi pada lansia, faktor risiko serta upaya yang bisa dilakukan untuk mengontrol tekanan darah. Edukasi dilakukan dengan melalui penyuluhan serta di observasi hasil peningkatan pengetahuannya dengan melakukan pretest dan ppostest. Berdasarkan hasil pretest dan postest serta observasi selama kegiatan berlangsung yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 45,4% dari peserta yang mengikuti kegiatan PKM. Mitra berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala untuk memberikan manfaat berkkelanjutan bagi masyarakat, khususnya lansia.
Pelatihan Penanganan Awal Terhadap Cedera Bagi Pelatih dan Official Cabang Olahraga Tarung Derajat KONI Kabupaten Badung Asri Lestarini; Tanjung Subrata; Ni Wayan Rusni; Putu Nita Cahyawati; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.205-210

Abstract

Kompetisi olahraga memiliki risiko cedera, mulai dari ringan, berat, hingga berakibat fatal. Cedera yang paling sering terjadi adalah cedera muskuloskeletal yang dapat mengakibatkan kelumpuhan, cedera kronis, bahkan kematian. Salah satu cabang olahraga yang berpotensi menimbulkan cedera muskuloskeletal adalah Tarung Derajat. Tarung Derajat merupakan olahraga tradisional di Indonesia yang memiliki intensitas latihan rata-rata tiga kali seminggu dengan durasi 2 jam setiap sesi, dan intensitas ini akan meningkat dalam persiapan kejuaraan, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Untuk mencegah terjadinya cedera tersebut, diperlukan pelatihan bagi pelatih dan official olahraga Tarung Derajat, karena merekalah yang akan mendampingi atlet selama pertandingan, sehingga kecepatan dan ketepatan mereka dalam memberikan bantuan saat cedera akan sangat memengaruhi proses penanganan cedera. Pelatihan yang diberikan berupa pertolongan pertama dan imobilisasi cedera muskuloskeletal serta teknik evakuasi korban, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelatih dan official dalam memberikan pertolongan pertama pada cedera muskuloskeletal. Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penanganan pasien cedera muskuloskeletal dilakukan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan, serta pendampingan kepada 7 peserta untuk mencapai peningkatan kemampuan dalam penanganan secara mandiri. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sekitar 30 persen; nilai rata-rata pretest sebesar 57,14 dan rata-rata posttest sebesar 87,15. Observasi yang dilakukan juga memperlihatkan peningkatan keterampilan peserta. Pelatihan bagi official dan pelatih Tarung Derajat perlu dilakukan lebih intensif agar dapat diaplikasikan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para atlet.