Mely Rahmadani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Eklektik dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pesantren: Antara Tradisi dan Modernitas Ramdani Nopandri; Mely Rahmadani
ALSYS Vol 6 No 3 (2026): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v6i3.10128

Abstract

Although the use of various teaching methods in Arabic language learning has been widely examined, research specifically discussing the systematic application of the eclectic method (thariqah intiqaiyyah) in pesantren contexts, where traditional and modern educational values intersect, remains limited. This study aims to examine the conceptual foundations, implementation patterns, and effectiveness of the eclectic method in Arabic language learning in Islamic boarding schools in Indonesia. This study used a qualitative approach with a library research design through the analysis of primary and secondary sources, including journal articles, institutional reports, and relevant academic literature published during the 2020–2025 period. Data were collected through systematic documentation and analyzed using content analysis techniques with descriptive-interpretive elaboration. The findings show that the eclectic method enables pesantren educators to selectively integrate elements from various established methods, such as the grammar-translation method, the direct method, and the communicative approach, to address the diverse needs of learners and the dynamics of the learning context. This finding contributes to the development of integrative language pedagogy and broadens understanding of adaptive Arabic language teaching practices in Islamic educational institutions. The study concludes that methodological flexibility plays an important role in maintaining the dual mission of pesantren as preservers of classical Islamic tradition and agents of educational modernization. The implications of this study include theoretical contributions to the development of integrative Arabic language pedagogy and practical implications for pesantren educators and curriculum developers in designing context-sensitive and learner-centered Arabic language learning.
Isti'arah dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Pemahaman Makna pada Pembelajaran Bahasa Arab Mely Rahmadani; Nabila Umayrah; Rihla Ilmiah Baso; Ramdani Nopandri; Dailatus Syamsiyah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep isti'arah (metafora) dalam Al-Qur'an dan implikasinya terhadap pemahaman makna dalam pembelajaran bahasa Arab. Isti'arah merupakan salah satu uslub yang paling dominan dalam ilmu bayan yang berfungsi untuk memperindah ekspresi sekaligus memperdalam makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berdasarkan riset pustaka. Data dikumpulkan dari ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung isti'arah, khususnya isti'arah tasrihiyah, makniyah, tamtsiliyah, ashliyah, dan taba'iyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isti'arah dalam Al-Qur'an berfungsi sebagai perangkat retorika yang ampuh untuk menyampaikan makna yang mendalam secara estetis. Implikasi pedagogisnya adalah perlunya mengintegrasikan studi balaghah, khususnya isti'arah, ke dalam kurikulum pembelajaran bahasa Arab agar siswa dapat memahami teks-teks Al-Qur'an secara komprehensif. Pendekatan berbasis isti'arah telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan analisis makna dan apresiasi siswa terhadap sastra Arab.