Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi biaya perawatan (maintenance) pada mesin Vibrator cengkeh melalui modifikasi desain Joint Connecting rod terhadap Big End. Mesin vibrator merupakan komponen penting dalam proses pengayakan cengkeh di industri pengolahan tembakau, namun sering terjadi kegagalan proses akibat lemahnya sambungan antara Connecting rod dan big end. Masalah ini menyebabkan keretakan, patah komponen, dan tingginya tingkat reject material, yang berujung pada turunnya kapasitas produksi serta meningkatnya biaya perawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimen dan desain rekayasa teknik, yang mencakup proses pengamatan di lapangan, perancangan ulang sambungan, pembuatan prototipe, serta pengujian performa mesin sebelum dan sesudah modifikasi. Hasil modifikasi menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 11 ton menjadi 14 ton per 7 jam kerja, serta penurunan frekuensi perawatan dan penggantian komponen seperti flange dan bearing. Penggunaan pin pengunci, sambungan ulir, serta penguatan struktur sambungan terbukti efektif mengurangi kerusakan dan meningkatkan stabilitas operasional mesin. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi sambungan Connecting rod terhadap big end mampu meningkatkan performa mesin secara signifikan baik dari segi output produksi maupun efisiensi biaya maintenance. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi mesin pengolahan cengkeh di industri tembakau.