Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Keanu Sebagai Brand Ambassador Dan Media Sosial Youtube Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pantene Lian Winoto
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): JURIHUM : Jurnal Riset dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador dan media sosial Pantene terhadap keputusan pembelian produk sampo Pantene. Dalam konteks pemasaran digital yang semakin berkembang, brand ambassador dan media sosial menjadi instrumen penting bagi perusahaan untuk mencapai target pasar mereka. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan paradigma positivis, data dikumpulkan melalui kuesioner online dari pengguna YouTube di wilayah Jabodetabek. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa baik brand ambassador maupun konten media sosial Pantene secara individual dan simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya peran brand ambassador dan media sosial dalam strategi pemasaran digital perusahaan, sementara implikasi akademisnya adalah peningkatan pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam konteks pemasaran digital. Rekomendasi disampaikan untuk perusahaan Pantene untuk mempertahankan investasi pada brand ambassador yang kuat, memperkuat citra merek, dan mengoptimalkan strategi pemasaran digital mereka. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan responden, mempertimbangkan variabel tambahan, dan melanjutkan penelitian untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan antara variabel yang terkait dengan keputusan pembelian konsumen.
Analysis of the “Employee-Generated Content” Marketing Communication Strategy for Sculpt Products on TikTok Lian Winoto; Fabianus Fensi
Journal of Social Research Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i8.3267

Abstract

The rapid growth of social media platforms has transformed digital marketing communication strategies, requiring brands to develop more authentic, interactive, and relatable approaches to engage audiences. TikTok, as a short-form video platform, provides opportunities for fashion brands to strengthen consumer relationships through creative content strategies. SCULPT, a shapewear brand, has shifted from relying on external content creators toward an Employee-Generated Content (EGC) strategy by positioning internal employees as brand communicators. This study aims to examine how SCULPT implements EGC as a marketing communication strategy on TikTok and to identify the reasons behind the adoption of this approach. This research employed a qualitative method using in-depth interviews, observation, and documentation involving key informants, including the owner, marketing manager, social media specialist, ads specialist, and content creators. The findings indicate that SCULPT’s EGC strategy represents an Integrated Marketing Communication (IMC) practice through three main dimensions: message consistency, communication channel integration, and relationship building. The strategy maintains consistent brand messages related to comfort, product quality, confidence, and women empowerment while integrating TikTok, TikTok Shop, live streaming, campaigns, and paid advertising channels. Furthermore, employees act as brand representatives who create closer, more personal, and trustworthy interactions with audiences. In conclusion, EGC enables SCULPT to strengthen brand identity, improve audience engagement, and adapt marketing communication to the dynamic characteristics of digital media.