Tarmizi Thalib
Lembaga Layanan Psikologi Eserde

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Stres Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas di Kota Makassar Nadia Nadia; Minarni Minarni; Tarmizi Thalib
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres akademik siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini dilakukan pada siswa aktif kelas 1, 2, dan 3 SMA pada salah satu SMA Kota Makassar yaitu sebanyak 275 orang secara stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dan menggunakan instrumen penelitian yaitu skala Student-Life Stress Inventory (SLSI) berdasarkan dua aspek untuk mengukur tingkat stres akademik, yakni stressor akademik dan reaksi terhadap stressor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran stres akademik siswa sampel berada pada kategori rendah sebesar 36.36%, pada kategori sedang sebesar 29.09%, pada kategori tinggi sebesar 28.73%, dan pada kategori sangat tinggi sebesar 5.28%. Hasil ini mengindikasikan bahwa mayoritas dari siswa memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi tuntutan akademik yang ada.
Gambaran Penerimaan Diri pada Narapidana Pria di Lapas Kelas 1 Kota Makassar Putri Pricilia Manoppo; Tarmizi Thalib; Naftalen Koanda
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/afb4nr74

Abstract

Penerimaan diri merupakan kemampuan individu untuk menerima kelebihan dan kekurangan dirinya secara apa adanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri pada narapidana pria di Lapas Kelas I Kota Makassar. Dengan jumlah responden sebanyak 285 narapidana pria yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas I Kota Makassar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Berger’s Self-Acceptance Scale, terdiri atas 36 item yang mencakup sembilan aspek penerimaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki penerimaan diri dalam kategori sedang (46,3%), diikuti oleh kategori tinggi (34,7%), sangat rendah (10,9%), dan rendah (8,1%). Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar narapidana pria mampu menerima kondisi diri mereka secara cukup baik, meskipun masih terdapat sebagian individu yang menunjukkan penerimaan diri rendah. Hal ini menunjukkan bahwa proses adaptasi psikologis selama menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan berjalan cukup positif, memerlukan dukungan pembinaan mental dan konseling agar penerimaan diri dapat berkembang secara optimal.