This Author published in this journals
All Journal Jurihum
Aulia Artika Rahman
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Sekitar Terhadap Etika dan Perilaku Peserta Didik di Sekolah SMP Negri 25 Kota Bengkulu Bakhrul Ulum; Rama Dhona Helani; Hesty Apria Sesi; Listi Hajar; Dian Sutianto; Yayan Wibowo; Mardiana; Aulia Artika Rahman
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sekolah terhadap etika dan perilaku peserta didik di SMP N 25 Kota Bengkulu. Lingkungan sekolah dianalisis melalui tiga dimensi utama, yaitu interaksi guru-siswa, hubungan antar teman sebaya, dan aturan serta norma sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan populasi seluruh siswa SMP N 25 Kota Bengkulu (N = 320) dan sampel 120 siswa yang diambil secara stratified random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari angket persepsi lingkungan sekolah dan skala perilaku etika siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah dengan perilaku etis mereka (r = 0,72; p < 0,01). Dimensi interaksi guru-siswa memiliki kontribusi paling dominan terhadap pembentukan perilaku etis siswa, diikuti oleh hubungan antar teman sebaya dan aturan serta norma sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan faktor utama dalam pembentukan karakter dan moral siswa, dengan kemampuan memoderasi pengaruh faktor eksternal seperti keluarga dan masyarakat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pendidikan karakter yang efektif di sekolah, termasuk penguatan interaksi guru-siswa, pembentukan iklim inklusif, serta konsistensi penerapan aturan sekolahhanya mencairkan suasana, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional siswa.