Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI OS CLAVICULA PADA KASUS EVALUASI FRAKTUR POST ORIF DI INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH KARANGANYAR Rahmadhina, Namira Tri; Fa’ik, Muhamad
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i2.57610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan digunakaannya proyeksi AP thorax pada pemeriksaan os clavicula pada kasus evaluasi fraktur post orif di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga radiografer dan 2 dokter yaitu dokter pengirim serta dokter spesialis radiologi di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar pada bulan Desember 2025 sampai Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan radiografi os clavicula tidak memerlukan persiapan khusus. Pemeriksaan os clavicula dengan proyeksi AP thorax posisi pasien berdiri, clavicula berada di pertengahan kaset. Kolimasi mencakup area clavicula hingga sinus costrophrenicus, central point pada vertebrae thoracal 7. Prosedur pemeriksaan hampir sama dengan teori Puspitaningtyas & Ambarwati (2023), namun terdapat perbedaan dalam menentukan central point yaitu pada pertengahan clavicula,  batas kolimasi mencakup pada area claviculanya saja. Proyeksi AP thorax dipilih karena dapat memberikan informasi yang dibutuhkan seperti anatomi paru-paru, jantung dan kelainan lain sudah bisa ditampakkan serta tidak menambah biaya dan dosis radiasi ke pasien. Sebaliknya, proyeksi AP clavicula biasa dengan kasus evaluasi fraktur post orif tidak bisa memperlihatkan secara keseluruhan untuk kondisi paru-paru dan jantungnya untuk persiapan operasi lepas pen. Hasil Radiograf yang dihasilkan tetap optimal karena jika teknik pemeriksaan yang tepat seperti pasien diposisikan dengan benar maka akan bisa mengurangi adanya superposisi dengan thorax. Proteksi radiasi pemeriksaan radiografi thorax belum diterapkan sesuai dengan teori Handi (2017), bahwa penggunaan apron seperti gonad shield pada area gonad dapat mengurangi dosis hingga 50-90% tanpa mengganggu kualitas diagnostik gambaran thorax.  Pemeriksaan radiografi os clavicula tidak memerlukan persiapan khusus.