Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Temporal dan Spasial Migrasi Vertikal Harian (DVM) Zooplankton Pada Ekosistem Perairan Tropis Pratiwi, Nurayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37869

Abstract

Migrasi Vertikal Harian (Diel Vertical Migration — DVM) merupakan fenomena pergerakan massa biologis terbesar di kolom air yang terjadi dalam siklus 24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi vertikal zooplankton, faktor pemicu lingkungan, serta implikasinya terhadap fluks karbon di perairan tropis. Metode penelitian menggunakan pengambilan sampel bertingkat (stratified sampling) pada strata kedalaman 0–50 m, 50–100 m, dan >100 m dengan interval waktu 4 jam selama siklus harian. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya pola DVM nokturnal klasik, di mana kelimpahan zooplankton di permukaan mencapai puncaknya pada pukul 22.00 WITA (1.800 ind/m3) dan terendah pada siang hari pukul 14.00 WITA (120 ind/m3). Analisis statistik menunjukkan korelasi negatif yang kuat antara intensitas cahaya matahari dan kelimpahan di permukaan (r = -0,85; p < 0,05), yang mengonfirmasi Teori Isolume. Keberadaan lapisan termoklin pada kedalaman 50–100 m teridentifikasi sebagai penghambat fisik (barrier) bagi kelompok zooplankton tertentu. Fenomena ini membuktikan peran vital zooplankton dalam mekanisme "Pompa Biologis" yang mentransfer karbon aktif ke laut dalam, yang menjadi informasi krusial bagi pengelolaan perikanan berbasis ekosistem (EAFM) di perairan Indonesia.
Digitalisasi Pendidikan Tanpa Internet: Implementasi Local Content Server sebagai Sumber Belajar Mandiri di Sekolah Pulau Terluar Pangkep Amrullah, Asriyani; Pratiwi, Nurayu; Muhrani, Siti Nardiyah; Fatwasari, Fina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4327

Abstract

Kesenjangan akses pendidikan digital di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Pangkep, merupakan dampak langsung dari keterbatasan infrastruktur internet di pulau-pulau terluar. Kondisi ini menghambat implementasi Kurikulum Merdeka yang berbasis kemandirian digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Local Content Server (LCS) sebagai solusi digitalisasi pendidikan tanpa internet bagi sekolah di wilayah blank spot. Metode yang digunakan adalah Participatory Technology Development (PTD), yang meliputi perancangan infrastruktur jaringan Wi-Fi lokal, penyediaan konten multimedia (e-book, video pembelajaran, dan bank soal), serta pelatihan teknis bagi guru dan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor literasi digital siswa dari rata-rata 15% pada pre-test menjadi 88% pada post-test. Selain itu, penggunaan sistem ujian berbasis digital luring (CBT Offline) berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekolah dengan memangkas biaya penggandaan soal fisik hingga 60%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi teknologi tepat guna berbasis peladen lokal efektif dalam menciptakan ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di wilayah 3T.