Students often experience difficulties in learning languages other than Indonesian, one of which is Arabic. Arabic is often considered a difficult language to learn and understand due to differences in grammatical structure, vocabulary, and its writing system compared to Indonesian. This study aims to analyze the factors that cause students to have difficulty learning Arabic in the General Study Program. This research uses a descriptive quantitative approach supported by interpretative analysis, where the researcher categorizes respondents' answers based on a research scale consisting of 1 (strongly disagree), 2 (disagree), 3 (neutral), and 4 (agree) 5 (strongly agree). Data sources were obtained through questionnaires distributed to around 26 respondents from accountancy department UIN Syarif Hidayatullah Jakarta via the WhatsApp Application. Research results show that the main factors of difficulty in learning Arabic include limited vocabulary, difficult grammar, lack of practice, low learning interest, as well as less engaging learning methods. In addition, the educational background of students also affects their ability to learn Arabic. Therefore, adaptive and interactive learning strategies are sought to improve understanding and student contribution in Arabic learning. Keywords: Arabic Launguage, Learning Difficulties, Students. Abstrak Mahasiswa sering kali merasakan kesulitan belajar bahasa selain Bahasa Indonesia, salah satunya adalah Bahasa Arab. Bahasa Arab sering kali dianggap sebagai bahasa yang sulit dipelajari dan dipahami karena perbedaan struktur tata bahasa, kosakata, dan sistem penulisannya yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa kesulitan belajar Bahasa Arab pada mahasiswa Program Studi Akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan analisis interpretatif, di mana peneliti mengelompokkan jawaban responden berdasarkan skala penelitian yang terdiri dari 1 (sangat tidak setuju), 2 (tidak setuju), 3 (netral), dan 4 (setuju), 5 (sangat setuju). Sumber data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada sekitar 26 responden dari prodi akuntansi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Aplikasi WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama kesulitan belajar Bahasa Arab meliputi keterbatasan kosakata, sulitnya tata bahasa, kurangnya latihan, rendahnya minat belajar, serta metode pembelajaran yang kurang menarik. Selain itu, latar belakang pendidikan mahasiswa juga memengaruhi kemampuan dalam mempelajari Bahasa Arab. Oleh karena itu, diupayakan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan interaktif guna meningkatkan pemahaman serta kontribusi mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Arab. Kata Kunci: Bahasa Arab, Kesulitan Belajar, Mahasiswa.