Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN INTERNET OF THINGS (IoT) PADA SISTEM MONITORING IRIGASI (SMART IRIGASI) Setiadi, David; Abdul Muhaemin, Muhamad Nurdin
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 3, No 2 (2018): Vol 3 No 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.852 KB) | DOI: 10.32897/infotronik.2018.3.2.108

Abstract

Irigasi adalah suatu upaya untuk pengelolaan dan penyediaan air untuk menunjang kebutuhan pertanian. Irigasi membutuhkan biaya yang besar baik untuk pengadaan sarana, prasarana, pengelolaan dan proses pemeliharaan. Pengaturan dengan cara yang tepat adalah suatu kebutuhan agar pengelolaan air irigasi dapat dimanfaatkan secara maksimal. Volume air yang digunakan dipengaruhi beberapa faktor, baik dari keadaan alam juga berkembangnya kegiatan manusia. Pada pelaksanaannya sering terjadi debit air yang mengaliri saluran irigasi mengalami pasang surut pada waktu yang tidak bisa ditentukan sehingga diperlukan sistem yang mampu mengatur buka tutup pintu dari bendungan supaya air terawasi dengan baik. Untuk saat ini sistem buka tutup pintu bendungan irigasi dilakukan secara manual oleh manusia, sehingga harus ada petugas yang siaga agar debit air tidak meluap. Smart Irigasi merupakan sebuah rancangan teknologi masa kini yang memungkinkan dapat menjadikan solusi praktis untuk melakukan monitoring dan kontroling terhadap sistem saluran irigasi, sensor-sensor yang terintegrasi akan mengirimkan data untuk melakukan monitoring melalui jaringan internet pada lingkungan sistem irigasi meliputi suhu,cuaca, debit air yang mengalir serta ketinggian air pada saluran sistem irigasi, dan juga dapat melakukan kontroling sistem buka tutup pintu bendungan secara otomatis disertai dengan ada nya pemberitahuan baik melalui website ataupun SMS jika sewaktu-waktu air meluap. Sehingga dengan adanya Smart Irigasi diharapkan mampu meringankan beban kerja manusia dalam melakukan monitoring dan kontroling pada suatu sistem aliran irigasi.
PENGEMBANGAN FUNGSIONALITAS SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN KANSEI ENGINEERING Abdul Muhaemin, Muhamad Nurdin
Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika (INFOTRONIK) Vol 5, No 1 (2020): Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/infotronik.2020.5.1.364

Abstract

Kansei Engineering pada mulanya berorientasi pada dukungan untuk menterjemahkan perasaan pengguna menjadi parameter suatu produk dan menghasilkan pedoman desain untuk produk tersebut agar sesuai dengan harapan sekelompok pengguna. Berbagai literatur yang ada sudah membuktikan bahwa metode kansei engineering bisa dimanfaatkan sebagai pedoman desain untuk antarmuka perangkat lunak bahkan untuk menginvestigasi kebutuhan persyaratan perangkat lunak. Karya tulis ini membahas pengembangan sistem informasi dengan pendekatan Kansei Engineering yang bertujuan supaya fungsionalitas sistem informasi sesuai dengan kebutuhan sekelompok pengguna.
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN INVENTARIS UMKM BERBASIS WEB DENGAN PENDEKATAN AGILE Minasa, Sunggu; Sya'bandyah, Fitri; Abdul Muhaemin, Muhamad Nurdin; Juliandani, Bayu
Infotronik : Jurnal Teknologi Informasi dan Elektronika Vol 9 No 2 (2024): Vol 9 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/infotronik.2024.9.2.3783

Abstract

A web-based inventory management information system for MSMEs with an Agile methodology approach was developed to overcome the main challenges faced by MSMEs, especially related to limited resources. The system is designed to provide real-time data access, which supports faster and more accurate decision-making. With the Agile approach, system development is iterative, allowing for adjustments to evolving needs and direct feedback from users. The results showed that the implementation of this system successfully improved operational efficiency, inventory management capabilities, and customer satisfaction. The integration of advanced information technology, along with effective project management, enables MSMEs to better respond to changes and strengthen competitiveness. This research makes a significant contribution to the development of innovative information systems that support the growth and sustainability of MSMEs.
IMPLEMENTATION OF IOT-BASED SMART AQUACULTURE TO EMPOWER NILA FARMERS IN BAGINDA VILLAGE Abdul Muhaemin, Muhamad Nurdin; Ramdon, Edwar J.; Wahyuni, Sri; Adha, Fadhil Firdaus; Fathurrahman, Fikry
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3199

Abstract

This community service program was carried out at the fish farmer group (POKDAKAN) Tirta Mukti in Baginda Village, Sumedang Selatan District, with the main focus on implementing IoT-based Smart Aquaculture in a biofloc system to improve the quality and productivity of Nile tilapia culture. The situation analysis showed several priority problems: the absence of real-time water quality monitoring devices, non-systematic recording of production and feed conversion ratio (FCR), weak business management, and the absence of digital marketing and attractive, licensed processed products. The implemented method combined socialization, training, field implementation, mentoring, and sustainability planning in a participatory approach. The solutions included installation of four water quality sensors (dissolved oxygen, pH, temperature, turbidity) integrated with a web-based monitoring application (https://smartaqua.my.id/), an automatic feeder, training on biofloc and business management, preparation of simple bookkeeping templates, and development of digital marketing tools (social media, WhatsApp Business, packaging design, and PIRT draft). The results show increased partner capacity in using IoT technology, improved efficiency of feed use, more structured production and financial recording, and the initiation of online-based marketing. This program demonstrates that the integration of IoT, biofloc technology, and digital marketing can enhance productivity, added value, and sustainability of small-scale tilapia farming in rural areas.