This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Hutagaol, Rennita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kualitatif Tentang Penyebab Insiden Keselamatan Pasien Medication Error di Aulia Hospital Pekanbaru Tahun 2025 Hutagaol, Rennita; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Ali Napiah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56935

Abstract

Medication error merupakan salah satu insiden keselamatan pasien yang paling sering terjadi di rumah sakit dan dapat berdampak pada morbiditas, mortalitas, serta mutu pelayanan kesehatan. Di Aulia Hospital Pekanbaru, kejadian medication error masih ditemukan secara berulang, namun faktor penyebabnya belum sepenuhnya diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor penyebab medication error berdasarkan perspektif tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan terdiri dari 15 orang yang terdiri dari 10 infroman utama dan 5 informan pendukung diantaranya perawat, dokter, apoteker, serta anggota komite keselamatan pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen laporan insiden keselamatan pasien. Analisis data menggunakan metode Colaizzi melalui proses reduksi data, pengkodean, kategorisasi, dan penarikan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa medication error dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor manusia seperti kelelahan, multitasking, dan kurangnya ketelitian; beban kerja tinggi serta keterbatasan sumber daya manusia; sistem distribusi obat yang masih menggunakan One Day Dose; kemiripan obat Look-Alike Sound-Alike; komunikasi antarprofesi yang belum optimal; lingkungan kerja yang kurang mendukung; serta budaya keselamatan pasien yang belum optimal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa medication error merupakan fenomena multifaktorial dan sistemik yang tidak hanya disebabkan oleh kesalahan individu, tetapi juga oleh kelemahan sistem pelayanan kesehatan.