Penyakit kronis merupakan masalah kesehatan yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien terhadap terapi yang dijalani. Namun, rendahnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan masih menjadi permasalahan utama yang dapat menghambat keberhasilan terapi dan meningkatkan risiko komplikasi. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam memengaruhi kepatuhan pengobatan adalah tingkat pengetahuan pasien tentang penyakit kronis yang dideritanya. Oleh karenanya, penelitian ini memiliki urgensi untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan pasien tentang penyakit kronis dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan pasien tentang penyakit kronis dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan di RSUD I.A Moeis Samarinda. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 400 pasien penyakit kronis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan penyakit kronis dan kuesioner kepatuhan pengobatan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan pasien tentang penyakit kronis dengan kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Pasien dengan tingkat pengetahuan yang baik cenderung memiliki tingkat kepatuhan pengobatan yang lebih tinggi dibandingkan pasien dengan pengetahuan yang rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan pasien tentang penyakit kronis berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan.