Keperawatan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mencakup dimensi emosional dan psikososial pasien, sehingga hubungan yang baik antara perawat dan pasien menjadi kunci dalam membentuk pengalaman perawatan. Perawatan yang aman dan kompeten mengacu pada praktik keperawatan yang efektif dan sesuai standar, namun masih terdapat kesenjangan antara harapan pasien dan pelayanan yang diterima, yang menjadi tantangan bagi perawat untuk tidak hanya memenuhi standar klinis, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu, kualitas asuhan keperawatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan ronde keperawatan berbasis teori Boykin & Schoenhofer terhadap kualitas asuhan keperawatan dan kepuasan pasien di ruang rawat inap RSKB Columbia Asia Pulomas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Two Group Pretest–Posttest Design. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap RSKB Columbia Asia Pulomas. Sampel dalam penelitian sebanyak 70 pasien yang terbagi menjadi 35 kelompok kontrol dan 35 kelompok intervensi dengan penerapan ronde keperawatan berbasis Boykin & Schoenhofer. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur kualitas asuhan keperawatan dan kepuasan pasien. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji paired t-test dengan taraf tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan penerapan ronde keperawatan berbasis teori Boykin dan Schoenhofer mempengaruhi kualitas asuhan keperawatan dengan p value sebesar 0,001 dan kepuasan pasien dengan p value 0,001. Implementasi ronde keperawatan berbasis teori Boykin & Schoenhofer berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas asuhan keperawatan dan kepuasan pasien secara signifikan.