Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketika Teks Menjadi Pengalaman: Pengaruh Contextual Teaching and Learning Berbantuan Video terhadap Literasi Siswa Sekolah Dasar Maulydia Zahro As-Tsania; Bahauddin Azmy
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.14

Abstract

Kemampuan literasi dasar siswa sekolah dasar di Indonesia masih berada di bawah rata-rata internasional, sebagaimana tercermin dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022. Kondisi ini menuntut inovasi pembelajaran yang tidak sekadar menyentuh aspek teknis membaca dan menulis, tetapi juga membangun keterlibatan kognitif siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media video terhadap kemampuan membaca pemahaman dan menulis teks prosedur siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen posttest-only control group, melibatkan 50 siswa di SDN Margorejo I/403 Surabaya yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui posttest yang mencakup soal pilihan ganda dan uraian, kemudian dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, uji Levene, dan Independent Samples t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelompok eksperimen (M = 83,20) dan kelompok kontrol (M = 74,00), dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p < 0,05) dan besaran efek Cohen's d sebesar 1,06. Temuan ini mengonfirmasi bahwa integrasi pendekatan kontekstual dengan media audiovisual secara efektif meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa, khususnya dalam memahami dan memproduksi teks prosedur. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi teori multimedia learning dan konstruktivisme dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar; secara praktis, model ini dapat menjadi rujukan bagi guru dalam merancang pembelajaran literasi yang lebih kontekstual dan berbasis media digital.