Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

WORKSHOP PENGEMBANGAN LITERASI SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD Azmy, Bahauddin; Yustitia, Via; Kusmaharti, Dian
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v2i1.1416

Abstract

Salah satu upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SD adalah mengembangkan literasi sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan workshop tentang pengembangan literasi sekolah pada pembelajaran matematika di SD. Kegiatan ini diikuti oleh guru SD se-Kecamatan Genteng Kota Surabaya, sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah: (1) pemberian pengetahuan teoritis dan praktis tentang pengembangan literasi pada pembelajaran matematika; (2) penugasan pembuatan rancangan pengembangan literasi sekolah dalam pembelajaran matematika; (3) simulasi. Hasil kegiatan ini adalah: (1) Peserta kegiatan antusias mengikuti workshop dan respon terhadap kegiatan workshop menunjukkan kategori baik; (2) Peserta dapat membuat pengembangan literasi sekolah dalam pembelajaran matematika berupa RPP; (3) Peserta dapat mensimulasikan pengembangan literasi sekolah dalam pembelajaran matematika.
Kelayakan dan Respon Hasil Pengembangan Model Anslisis Pembelajaran GCT. Achmad Fanani; Bahauddin Azmy; Ida Sulistyawati
INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2021): Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/inventa.5.2.a4321

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan:1)kelayakan model Analisis Pembelajaran “GCT” yang dikembangkan menurut validator ahli pembelajaran. 2) Respon terhadap model Analisis Pembelajaran “GCT”. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan dengan menggunakan rancangan model Borg and Gall. Proses validasi kelayakan model Analisis Pembelajaran “GCT”dilakukan oleh 2 (dua) orang validator ahli Pembelaran, Metode Pengumpulan data menggunakan angket validasi dan respon. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan persentase hasil respon kelompok uji coba. Model analisis pembelajaran GCT memiliki kelayakan langkah anakisis perencanaan dan pengembangan perangkat pembelajaran dengan skor rerata 4,4 (kategori sangat baik). Respon guru, mahasiswa, dan dosen terhadap model analisis pembelajaran GCT dapat dinyatakan cukup baik dengan persentase 65,54 %.
OPTIMALISASI LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR: PENGABDIAN MASYARAKAT GURU DI SEKOLAH DASAR Via Yustitia; Bahauddin Azmy; Feny Rita Fiantika; Danang Prastyo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.056 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3856

Abstract

This community service aims to optimize the school environment as a learning resource. Community Service Activities (PkM) are carried out offline at Kepuh Kirian Elementary School in Surabaya. The activity was attended by 18 teachers from SDN Kepuh Kiriman Surabaya and the event ran smoothly. This activity lasts three months, starting with the provision of material, then the teacher identifies the school environment that can be used as learning study material. Several identification steps were carried out by the workshop participant teachers, namely the workshop participants took inventory of the potential of the school environment as a source of learning, identified and mapped the potential of the school environment as a source of learning according to Basic Competency (KD), structuring the potential of the school environment as a source of learning, conducting evaluations and taking action. Continue the implementation of structuring the potential of the school environment as according to Basic Competency (KD) and relevant subjects.
Ability to write narrative discourse by using media pictures of students Amelia Widya Hanindita; Nur Rohmah; Bahauddin Azmy
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3564

Abstract

This research aims to describe the ability to write naration discourse by using media picture in fifth grade students at SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya. The research design uses a quantitative approach and the type of research is descriptive statistics. The results of the study in general showed that the ability to write naration discourse by using media picture in fifth grade students at SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya, namely 14 students (50%) were very capable, 7 students (25%) were able, and 7 students (25%) quite capable. As for specifically the abilities of students in (1) detailing and sorting events chronologically, namely (a) on the indicator detailing events 15 students (54%) were able, 13 students (46%) were quite capable; (b) the indicators order events chronologically, namely 20 students (71%) are capable, 8 students (29%) are quite capable; (2) using language, namely (a) on the indicator of the use of letters only 1 student (3.5%) is capable, 1 student (3.5%) is quite capable, 26 students (93%) are not able; (b) on the word choice indicator, 16 students (57.1%) were able, 11 students (39.3%) were quite capable, 1 student (3.6%) was not able; (c) on the indicator of using sentences, 17 students (61%) were able, 10 students (36%) were quite capable, 1 student (3%) was not able.
OPTIMALISASI LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR: PENGABDIAN MASYARAKAT GURU DI SEKOLAH DASAR Via Yustitia; Bahauddin Azmy; Feny Rita Fiantika; Danang Prastyo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3856

Abstract

This community service aims to optimize the school environment as a learning resource. Community Service Activities (PkM) are carried out offline at Kepuh Kirian Elementary School in Surabaya. The activity was attended by 18 teachers from SDN Kepuh Kiriman Surabaya and the event ran smoothly. This activity lasts three months, starting with the provision of material, then the teacher identifies the school environment that can be used as learning study material. Several identification steps were carried out by the workshop participant teachers, namely the workshop participants took inventory of the potential of the school environment as a source of learning, identified and mapped the potential of the school environment as a source of learning according to Basic Competency (KD), structuring the potential of the school environment as a source of learning, conducting evaluations and taking action. Continue the implementation of structuring the potential of the school environment as according to Basic Competency (KD) and relevant subjects.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN VIDEO ANIMASI POWTOON TERHADAP KEMAMPUAN APRESIASI CERPEN KELAS V SEKOLAH DASAR Nidiana Cindra Puspita Sari; Bahauddin Azmy
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT menggunakan video animasi powtoon tentang kemampuan siswa kelas V pada kemampuan apresiasi cerpen. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan eksperimen semu menggunakan posttest-0nly control group design. Kelompok dengan sampel terpilih yaitu kelas ekperimen yang ditetapkan pada kelas V-E dan kelas kontrol yang ditetapkan pada kelas V-H. Metode pengumpulan data menggunakan posttest dengan teknik analisis data menggunakan SPSS 23.0 for windows meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil pengujian normalitas berdistribusi normal dengan sig. 0,106 > 0,05 pada kelas eksperimen, sedangkan sig. 0,109 > 0,05 pada kelas kontrol. Hasil pengujian homogenitas menunjukkan homogen dengan sig. 0,367 > 0,05. Pengujian hipotesis dengan sig. 0,022 pada taraf signifikan 5%, menunjukkan Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan menggunakan video animasi powtoon berpengaruh pada kemampuan apresiasi cerpen siswa kelas V tahun ajaran 2023-2024 SDN Dr. Sutomo V-327 Surabaya.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Nia Putri Karimah; Bahauddin Azmy
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkaan siswa dalam membaca permulaan menjadi latar belakang pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa dan mengetahui faktor yang menyebabkan siswa sulit dalam membaca permulaan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 1F SDN Dr. Sutomo V/327 Surabaya berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama dengan guru dan juga siswa yang memiliki aspek kesulitan membaca permulaan paling banyak yaitu berjumlah 2 siswa. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triagulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aspek kesulitan tertinggi siswa dalam membaca permulaan adalah aspek kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan dengan jumlah skor 1,5. Selanjutnya yaitu aspek menyimak cerita sederhana dengan jumlah skor 2. Kemudian aspek membaca kata tidak memiliki arti dengan jumlah skor 3,5. Lalu kesulitan pada aspek membaca kata bermakna dengan jumlah skor 3,6. Dan yang terakhir yaitu aspek mengenal huruf dengan jumlah skor 3,9, (2) terdapat 2 faktor yang mempengaruhi siswa dalam membaca permulaan yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal seperti faktor intelektual dan psikologis. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor lingkungan.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Konten Rachmadtullah, Reza; Rusminati, Susi Hermin; Retnosari, Ira Eko; Azmy, Bahauddin; Pramujiono, Agung
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i1.177

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi perlu disusun oleh guru karena pembelajaran berdiferensiasi disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik peserta didik. Pentingnya pelatihan penyusunan pembelajaran berdiferensiasi ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan Pk Mini dilaksanakan di SDN. 163 Gresik yang dihadiri oleh 58 peserta yang berasal dari perwakilan guru di gugus 2 Gresik. Metode pelaksanaan PkM yaitu observasi, penyampaian materi oleh narasumber, studi kasus, diskusi dan tanya jawab, serta workshop dan pendampingan. Capaian dari kegiatan ini yaitu guru dapat merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berbasis konten. Setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan, diperoleh 25 orang memperoleh pemahaman yang sangat baik, 27 orang memperoleh pemahaman baik, dan 6 orang memperoleh pemahaman yang cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini perlu dilaksanakan agar guru dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan kompetensi terutama yang berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN SUMUR WELUT III SURABAYA Ana Fitriana; Bahauddin Azmy; Via Yustitia
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus : Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1494.002 KB) | DOI: 10.56910/jispendiora.v1i2.29

Abstract

This studies is influenced with the low results of science studying of class students 5 elementary school. The low science learning outcomes are affected by many factors. This factors include the studying environment in the form of strategies created by the teacher to optimize the potential of students in studying science. The aim of this studies is to determine the impact of problem based learning on science studying results for fifth grade students at Sumur Welut III Public Elementary School Surabaya. This learn uses a quantitative experimental method with a quasi-experimental design using a posttest-only control group design. The population of this study were students of class A and B at Sumur Welut III Public Elementary School Surabaya with a total of 46 children. The data collection method used is a testing. Giving the test in question is a posttest which is carried out after learning. The data analysis techniques used are the normality test, the homogeneity test, and the t-test. Based on the results of the survey, it was shown that the application of problem based learning influenced the learning outcomes of the fifth grade students in Sumur Welut III Public Elementary School Surabaya. This is indicated by the average difference in the scientific learning results between the experimental and control classes.
Respon Mahasiswa Terhadap Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Pada Mata Kuliah Pembelajaran Terpadu Melalui Program LSLC Azmy, Bahauddin; Satyaningsih, Rarasaning; Rosidah, Cholifah Tur
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 5 No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.008 KB) | DOI: 10.29407/pn.v5i1.13437

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon mahasiswa terhadap penerapan model pembelajaran inquiry pada mata kuliah pembelajaran terpadu melalui program LSLC. Program LSLC merupakan program pengembangan profesionalitas dosen dalam proses pelaksanaan perkuliahan. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana respon mahasiswa terhadap penerapan model pembalajaran inquiry pada mata kuliah pembelajaran terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang mendeskripsikan respon mahasiswa selama proses perkuliahan mata kuliah pembelajaran terpadu dengan menerapkan model pembelajaran inquiry. Pelaksanaan penelitian dilakukan di kelas A dan B mahasiswa PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya angkatan 2015. Tahapan penelitian terdiri dari proses plan, do, dan see. Pada tahap plan, dosen model mempersiapkan pelaksanaan proses perkuliahan dengan membuat Satuan Acara Perkuliahan, chapter design, lesson design, ringkasan materi, lembar evaluasi, dan media. Selanjutnya pada tahap do, melaksanakan perencanaan yang telah dibuat, dengan menghadirkan lima observer untuk membantu mengobservasi respon mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung. Tahap terakhir yaitu see, dari tahapan tersebut dosen model bersama para observer melaksanakan refleksi dengan melakukan focus group discussion untuk mendiskusikan informasi terkait respon mahasiswa selama proses perkuliahan, juga masukan-masukan yang membangun untuk dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan proses perkuliahan selanjutnya. Proses plan, do dan see dilakukan dalam dua siklus. Siklus pertama dilaksanakan pada kelas 2015A dan siklus kedua dilakukan di kelas 2015 B. Data yang terkumpul berupa angket respon yang diisikan observer, selanjutnya dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian tentang respon mahasiswa terhadap penerapan model pembelajaran inquiry pada mata kuliah pembelajaran terpadu menunjukkan hasil yang sangat positif dari mahasiswa. Hal tersebut terlihat dari antusiasme mahasiswa dalam mengikuti setiap proses perkuliahan.