Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gema Bahasa: Pemulihan Motivasi Belajar Siswa Pascabanjir melalui Permainan Linguistik Kreatif di Aceh Tamiang Indah, Indah Fajarini; Joko, Joko Hariadi; Maulida Sari
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.15

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 tidak hanya merusak sarana pendidikan, tetapi juga memunculkan persoalan psikososial berupa penurunan motivasi belajar dan kecemasan siswa pascabencana. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Gema Bahasa sebagai upaya pemulihan motivasi belajar melalui permainan linguistik kreatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Desa Seuneubok Baro, Kecamatan Manyak Payed, dengan melibatkan perangkat desa dan komunitas Tunas Aceh Tamiang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui empat tahapan, yaitu konsolidasi mitra, pembekalan relawan, implementasi permainan linguistik, serta evaluasi dan tindak lanjut. Program diikuti oleh 35 siswa dari jenjang PAUD hingga SMP dengan memanfaatkan media Tablet LCD Panel dalam aktivitas tebak kata, rangkai kalimat, dan permainan bahasa interaktif lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memperlihatkan peningkatan keterlibatan belajar, keberanian berinteraksi, dan respons emosional yang lebih positif selama kegiatan berlangsung. Selain menjadi media pembelajaran yang rekreatif, permainan linguistik juga membantu menciptakan ruang sosial yang lebih aman dan menyenangkan bagi siswa pascabencana. Keberlanjutan program diperkuat melalui penyerahan perangkat pembelajaran dan paket Gemakit kepada komunitas dan peserta sebagai sarana pendukung aktivitas literasi berkelanjutan di desa tersebut.