Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Pembiasaan Dalam Membentuk Akhlakul Karimah Santri Di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baiturrahman Dusun Gunung Kalong, Desa Wadas, Kecamatan Kandangan, Kab. Temanggung Kurniasih , Tri Rahayu; Nursikin , Mukh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh beberapa Upaya mendesak dengan tujuan menanamkan nilai-nilai etika serta moral baik pada anak sejak masa diawal peretumbuhan di Tengah bermunculannya tantangan etika yang dihadapi oleh generasi-generasi muda saat ini. Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memiliki peran yang cukup strategis, karena dilain sisi TPQ merupakan salah satu Lembaga Pendidikan non-formal dan tidak hanya mengajarkan anak didik untuk memiliki kemampuan membaca serta menulis Al-Qur’an, tetapi tetap bertanggung jawab membangun watak terpuji peserta didiknya (Nata, 2018). Metode pembiasaannilai-nilai akhlak pada peserta didik karena pelaksanaannya dilakukan secara berulang dan berkelanjutan (Al-Ghazali, 2010). Penelitian ini memeiliki bebrapa tujuan, antara lain: pertama, mendeskripsikan pelaksanaan dalam pendekatan pembiasaan terhadap pengembangan akhlakul karimah santri di TPQ Baiturrahman; kedua, mengetahui faktor-faktor pendukung pelaksanaan pendekatan pembiasaan; ketiga, mengidentifikasi beberapa hambatan-hambatan yang ada. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan mengaplikasikan pendekatan deskriptif kualitatif (Moelong, 2018). Selain itu, penelitian ini menerapkan teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain menggunakan teknik observasi partisipatif, serta melakukan wawancara (Creswell, 2017). Penelitian ini menghasilkan beberapa inti penting, salah satunya penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendekatan pembiasaan di TPQ Baiturrahman diterapkan melalui beberapa pola yaitu: pembiasaan rutin, pembiasaan terprogram, dan pembiasaan spontan. Bentuk-bentuk pembiasaan diantaranya ialah kegiatan ibadah seperti sholat ashar, maghrib berjamaah, melakukan doa sebelum dan sesudah belajar, saling membaca dan menyimak Al-Qur'an, pembiasaan interaksi sosial, serta pembiasaan kedisiplinan. Faktor pendukung kegiatan ini diantaranya Adalah adanya keteladanan para pengajar, peran serta orang tua, lingkungan yang kondusif, dedikasi guru, dan sarana yang tersedia (Ulva, 2022; 'Aini, 2025). Sementara itu,yang menjadi faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, keberagaman latar belakang yang ada pada santri, beberapa pengaruh lingkungan luar, penggunaan gawai yang berlebihan, serta ketidakkonsistenan penerapan kebiasaan di rumah (Latifah, 2024).