Andika, Adillyo Apri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pemberian Daun Kelor (Moringa oleifera) Dan Bawang Putih (Allium sativum)terhadap Total Leukosit dan Diferensial Leukosit pada Ayam ULU Andika, Adillyo Apri; Siswanto, Siswanto; Suharyati, Sri; Santosa, Purnama Edy
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.214-223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran darah leukosit dan diferensial leukosit pada ayam ULU yang diberikan ekstrak daun kelor (Morina oleifera) dan bawang putih (Allium sativum). Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2023 sampai Juli 2023 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Analisis sampel darah dilaksanakan di Laboratorium Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada. Metode yang digunakan yaitu eksperimental dengan 5 perlakuan dengan ulangan 3 kali. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 : Kontrol, P1 : 2,5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 5 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P2 : 5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 10 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P3 : 7,5 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 15 mg/kg (BB)/hari daun Kelor, P4 : 10 mg/kg (BB)/hari Bawang Putih, 20 mg/kg (BB)/hari daun Kelor. Data yang diperoleh disusun dengan bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptiFHasil penelitian menunjukan pemberian estrak bawang putih (Allium sativum) dan daun kelor (Moringa oliefera) pada ayam ULU memiliki nilai rata-rata leukosit dan diferensial leukosit heterofil, eoesinofil, basofil, monosit dan limsofit berada pada kisaran normal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan pada kelompok perlakuan P2 dengan dosis 5 mg/kg (BB)/hari (Allium sativum) dan 10 mg/kg (BB)/hari (Moringa oliefera) memberikan nilai rata-rata leukosit dan diferensial leukosit yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah di bandingkan dengan kelompok perlakuan P0, P1, P3, dan P4.