Tunnisa, Adila Zahra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Subsitusi Daun Singkong Dengan Azolla (Azolla pinnata) terhadap Kadar Protein Dan Kadar Laktosa Susu Kambing Perah Peranakan Etawa Tunnisa, Adila Zahra; Wanniatie, Veronica; Liman, Liman; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2026
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2026.10.2.224-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi daun singkong dengan azolla terhadap kadar protein dan laktosa pada susu kambing perah Peranakan Etawa (PE). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 di Peternakan Soccer Mania yang berlokasi di Desa Sumbergede, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Analisis kualitas susu kambing dilakukan di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas tiga perlakuan dengan tiga kelompok sebagai ulangan, sehingga diperoleh sembilan satuan percobaan. Perlakuan yang diberikan meliputi P0 (70% daun singkong + 30% ampas tahu), P1 (65% daun singkong + 30% ampas tahu + 5% azolla), dan P2 (60% daun singkong + 30% ampas tahu + 10% azolla). Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum P0, P1, dan P2 tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap kadar protein maupun laktosa susu kambing perah PE. Meskipun demikian, perlakuan P1 (65% daun singkong + 30% ampas tahu + 5% azolla) cenderung menghasilkan nilai kadar protein dan laktosa susu yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Secara umum, kadar protein dan laktosa susu yang diperoleh masih berada dalam kisaran standar yang berlaku di Indonesia.