Background: Non-communicable diseases (NCDs) are long-term chronic conditions that arise from the interaction of genetic, environmental, physiological, and behavioral factors, with hypertension and diabetes mellitus being two highly prevalent diseases that contribute significantly to global morbidity. Purpose: To provide comprehensive and holistic family medicine services through the identification of risk factors and clinical problems, accompanied by evidence-based management using a patient-centered, family-involved, and community-oriented approach. Method: The analysis in this study is structured as a case report. Primary data were collected through anamnesis, physical examination, supporting examinations, and home visits. Evaluation was conducted based on a holistic diagnosis at the initial stage, throughout the study, and at the end of the study, using quantitative and qualitative approaches. Results: The analysis revealed that a 40-year-old female patient diagnosed with hypertension and type 2 diabetes mellitus had limited knowledge regarding complications and the implementation of a healthy lifestyle, as well as a lack of family understanding in supporting patient care. Educational interventions regarding both diseases were conducted and resulted in increased knowledge among the patient and her family. Conclusion: Holistic management tailored to a comprehensive initial diagnosis contributes to improvements in the overall final evaluation. Keywords: Diabetes Mellitus; Education; Family Medicine; Hypertension. Pendahuluan: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan kondisi kronis jangka panjang yang timbul akibat interaksi faktor genetik, lingkungan, fisiologis, dan perilaku dengan hipertensi dan diabetes melitus sebagai dua penyakit dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi besar terhadap morbiditas global. Tujuan: Untuk memberikan pelayanan dokter keluarga secara menyeluruh dan holistik melalui identifikasi faktor risiko serta permasalahan klinis, disertai penatalaksanaan berbasis evidence-based medicine dengan pendekatan yang berfokus pada pasien (patient-centered), melibatkan keluarga (family approach), dan berorientasi pada komunitas (community-oriented). Metode: Analisis dalam penelitian ini disusun dalam bentuk laporan kasus. Data primer dikumpulkan melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta kunjungan rumah. Evaluasi dilakukan berdasarkan diagnosis holistik pada tahap awal, selama proses, dan pada akhir studi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa pasien perempuan berusia 40 tahun dengan diagnosis hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 dengan keterbatasan pengetahuan terkait komplikasi dan penerapan gaya hidup sehat, serta kurangnya pemahaman keluarga dalam mendukung perawatan pasien. Intervensi edukatif mengenai kedua penyakit tersebut dilakukan dan menghasilkan peningkatan pengetahuan pada pasien dan keluarganya. Simpulan: Penatalaksanaan holistik yang disesuaikan dengan diagnosis awal komprehensif berkontribusi terhadap perbaikan pada evaluasi akhir secara menyeluruh. Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Edukasi; Hipertensi; Kedokteran Keluarga.