Adawiyah, Iffah Rabiatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori Pada Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran di RS Radjiman Wediodiningrat Lawang Faizah, Hanim Nur; Nurhadi, Mokhammad; Purnaningsih, Fitri; Mawarda, Jenni Izza; Nabila, Salva Aswa; Adawiyah, Iffah Rabiatul
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2463

Abstract

Gangguan persepsi sensori atau halusinasi dapat menurunkan fungsi sosial dan meningkatkan risiko perilaku maladaptif, sehingga diperlukan intervensi yang tepat. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi sensori menjadi salah satu intervensi non-farmakologis untuk membantu pasien mengenali dan mengontrol halusinasi. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest menggunakan instrumen lembar observasi pre-post test. Populasi penelitian berjumlah empat pasien halusinasi pendengaran melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi, yaitu mengenal halusinasi dan mengontrol halusinasi dengan teknik menghardik, melalui tahapan persiapan, orientasi, kerja, dan terminasi. Hasil penelitian sebelum dilakukan terapi pada sesi pertama, kemampuan pasien mengenali halusinasi masih terbatas, 2(50%) pasien belum mampu menyebutkan perasaan halusinasi muncul, 3(75%) pasienĀ  belum mampu menyebutkan waktu dan lamanya, serta 1(25%) pasien belum mampu mengidentifikasi isi halusinasi. Pada sesi kedua, hanya 1(25%) pasien mampu memperagakan teknik menghardik, seluruh peserta tidak mampu menjelaskan efektivitasnya. Setelah dilakukan terapi di sesi pertama, 3(75%) pasien mampu menyebutkan perasaan saat halusinasi muncul, 4(100%) pasien mampu mengidentifikasi waktu, lama, isi halusinasi. Pada sesi kedua, 3(75%) pasien mampu menjelaskan efektivitas cara yang digunakan, 4(100%) pasien mampu menyebutkan serta memperagakan teknik menghardik. Secara keseluruhan, terapi ini efektif meningkatkan kemampuan kontrol halusinasi dan berpotensi menjadi intervensi pendamping dalam pelayanan keperawatan jiwa di ruang rawat inap.