Setiyo Prihatmoko, Setiyo
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksplorasi Efek Warna terhadap Keterlibatan Pengguna dalam Animasi Digital: Studi UX/UI pada Platform E-Learning Setiyo Prihatmoko, Setiyo; Sumaryanto; Jarot Dian Susatyono
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v4i2.3870

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana warna dalam animasi digital memengaruhi keterlibatan pengguna pada platform e-learning. Dengan menggunakan pendekatan eksperimental, penelitian ini menguji lima skema warna (hangat, dingin, netral/kontras tinggi, monokromatik, dan pastel) melalui teknik eye-tracking , analisis interaksi, dan survei skala Likert. Data dari 150 partisipan menunjukkan bahwa warna dingin memiliki durasi fokus (fixation duration ) terpanjang (2670 ms) dan skor pengalaman pengguna tertinggi, sementara warna pastel juga menunjukkan performa yang kuat. Skema warna hangat dan netral/kontras tinggi menunjukkan keterlibatan jangka panjang yang lebih rendah. Temuan ini menyoroti pentingnya pemilihan warna dalam animasi digital untuk meningkatkan efektivitas e-learning. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang peran warna dalam keterlibatan pengguna, serta wawasan praktis bagi desainer UI/UX dan pengembang e-learning.
Konsep Desain Multimedia Sinestetik sebagai Pendekatan Baru dalam Penciptaan Pengalaman Visual–Audio Imersif Setiyo Prihatmoko, Setiyo; Sumaryanto; Jarot Dian Susatyono
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v5i1.6135

Abstract

Perkembangan teknologi multimedia mendorong penciptaan pengalaman digital yang semakin imersif dan multisensori. Namun, sebagian besar desain multimedia masih berfokus pada aspek visual dan auditif secara terpisah, sehingga belum sepenuhnya menggambarkan keterhubungan persepsi antarindera. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan Konsep Desain Multimedia Sinestetik sebagai pendekatan baru dalam menciptakan pengalaman visual–audio yang harmonis dan menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif-konseptual melalui analisis literatur dan sintesis teori dari bidang psikologi persepsi, teori warna dan bunyi, serta estetika digital. Proses analisis dilakukan dengan menelaah keterkaitan parameter visual (warna, bentuk, ritme) dan parameter audio (frekuensi, tempo, timbre) untuk merumuskan model konseptual desain multimedia sinestetik. Hasil kajian menghasilkan model konseptual yang menggambarkan hubungan timbal balik antara elemen visual dan auditif dalam membentuk pengalaman sinestetik yang imersif. Konsep ini berpotensi menjadi dasar pengembangan desain multimedia yang lebih emosional, interaktif, dan responsif terhadap persepsi manusia. Kesimpulannya, penerapan prinsip sinestetik dapat memperkaya pendekatan desain multimedia dan membuka arah baru bagi penelitian multisensori di bidang desain komunikasi visual dan teknologi kreatif.
Analisis Pengaruh Estetika Antarmuka Infinite Scroll terhadap Fenomena Technology-Mediated Bedtime Procrastination pada Remaja Setiyo Prihatmoko, Setiyo; Sumaryanto Sumaryanto; Jarot Dian Susatyono
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan terhadap media sosial kini menjadi permasalahan penting yang memengaruhi kesejahteraan digital serta kondisi fisik remaja di tengah tingginya tingkat konektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat adiksi media sosial pada remaja serta mengkaji keterkaitannya dengan gangguan tidur yang dimediasi oleh perilaku doomscrolling. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan [masukkan jumlah] responden melalui penyebaran kuesioner secara daring. Analisis data dilakukan menggunakan distribusi frekuensi dan uji korelasi guna melihat hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 64% remaja termasuk dalam kategori pengguna ekstrem (lebih dari 5 jam per hari), sementara 72% responden aktif menggunakan perangkat digital pada periode malam (22.00–03.00). Temuan ini mengindikasikan adanya penurunan kemampuan regulasi diri yang dipengaruhi oleh desain antarmuka yang bersifat manipulatif (dark patterns). Selain itu, aktivitas doomscrolling pada malam hari terbukti menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap menurunnya kualitas tidur serta meningkatnya kelelahan kognitif. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan kurikulum berbasis digital wellbeing serta program digital detox di lingkungan perguruan tinggi sebagai langkah preventif untuk membantu remaja menghadapi pengaruh desain teknologi yang persuasif.