Sopian, Neng Resti Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diskusi Komunitas Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak di Desa Godog, Kabupaten Garut Sopian, Neng Resti Putri; Muslihah, Neni Nadiroti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/z91kh122

Abstract

Kekerasan berbasis gender (KBG) dan praktik perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang banyak ditemukan di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Remaja merupakan kelompok yang rentan sekaligus strategis dalam upaya pencegahan karena berada pada fase pembentukan nilai, sikap, dan kesadaran sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak melalui diskusi komunitas remaja di Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, pencatatan reflektif selama dan setelah kegiatan diskusi, serta dokumentasi kegiatan yang meliputi materi diskusi dan catatan hasil pertemuan. Analisis data dilakukan secara partisipatif dengan menelaah proses diskusi, respons peserta, dan dinamika interaksi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, pemahaman remaja terhadap kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak masih terbatas, terutama terkait bentuk kekerasan nonfisik dan relasi kuasa. Setelah mengikuti diskusi komunitas, terjadi peningkatan pengetahuan, perubahan sikap yang lebih kritis, serta tumbuhnya kesadaran remaja untuk berperan dalam upaya pencegahan di lingkungan sosialnya. Diskusi komunitas remaja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam penguatan kapasitas remaja sebagai agen pencegahan kekerasan berbasis gender dan praktik perkawinan anak di tingkat desa