Desa Kotayasa merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan pariwisata. Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani serta pelaku usaha di sektor pariwisata yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat dan daerah. Namun demikian, masih terdapat siswa yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi sehingga memilih bekerja untuk membantu keluarga. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya akses pendidikan, termasuk kemampuan bahasa Inggris yang penting dalam mendukung sektor pariwisata dan komunikasi dengan wisatawan asing. Selain itu, masyarakat juga perlu memahami kosakata bahasa Inggris yang berkaitan dengan empon-empon sebagai komoditas lokal unggulan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik PKBM Desa Kotayasa melalui pelatihan simple present tense, simple past tense, dan pengenalan kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, latihan terstruktur, diskusi, dan permainan edukatif berbasis gamifikasi. Kegiatan dilaksanakan secara komunikatif dan menyenangkan agar peserta lebih aktif dan mudah memahami materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun kalimat sederhana menggunakan simple present tense dan simple past tense, serta meningkatnya pemahaman kosakata empon-empon dalam bahasa Inggris. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran kontekstual dan aplikatif bagi PKBM lainnya, khususnya pada wilayah berbasis pertanian dan pariwisata.