Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak usia dini, khususnya huruf B, D, M, W, Q, dan G di Taman Kanak-Kanak Negeri Siti Miftah Moyongkota Baru. Permasalahan tersebut terlihat dari masih adanya anak yang mengalami kesulitan dalam menyebutkan, meniru, dan menghubungkan huruf dengan bunyinya. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran melalui penggunaan media yang menarik dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan melalui penerapan media permainan kotak abjad. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan indikator perkembangan anak yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak. Pada siklus I, persentase anak yang mencapai kriteria berkembang (BSH dan BSB) sebesar 40%, sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan signifikan dengan capaian 100% anak berada pada kategori BSH dan BSB. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media permainan kotak abjad efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan anak usia dini serta mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar anak.