Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PEMAHAMAN TEOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI PADA KELOMPOK MASYRAKAT BERKELANJUTAN Nabila Destia Leviana; Mariska Safitri; Mayda Kistyanti Ananda; Muhammad Fariz Yusanri; Ressa Arif Fadhilah; Tsani Deri Hidayat; Desi Nurhabibah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10017

Abstract

Krisis lingkungan global yang terus meningkat mendorong perlunya perubahan pola konsumsi masyarakat ke arah yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman teologi lingkungan terhadap perilaku konsumsi berkelanjutan di masyarakat. Teologi lingkungan memandang manusia sebagai penjaga dan pengelola alam, yang tercermin dalam nilai keseimbangan (mizan) serta larangan melakukan kerusakan (fasad). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologi lingkungan berkontribusi dalam membangun kesadaran ekologis pada aspek kognitif, menumbuhkan empati dan tanggung jawab moral pada aspek afektif, serta mendorong tindakan nyata yang mendukung konsumsi berkelanjutan. Tindakan tersebut meliputi pengurangan konsumsi berlebihan, penggunaan produk ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang baik, dan dukungan terhadap produk lokal. Selain itu, pendidikan, literasi lingkungan, kondisi ekonomi, dan dukungan sosial menjadi faktor moderasi yang memengaruhi penerapan nilai-nilai teologis dalam kehidupan sehari-hari. Sintesis literatur ini menegaskan bahwa perpaduan antara pemahaman teologi lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan. Temuan ini juga menekankan pentingnya strategi berbasis nilai spiritual untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.