Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kontribusi Sektor Pariwisata Provinsi Lampung Terhadap Pertumbuhan Pendapatan Nasional Indonesia Kaisa Zahwa Azhara; Nabila Destia Leviana; Nahdia Hulwa Imania; Dwi Arya Pangestu; M. Yusuf Bahtiar
Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Maret : Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/tamasya.v3i1.970

Abstract

This study aims to analyze the contribution and potential of the Lampung Province tourism sector to national economic growth in the 2020-2025 period. Using a quantitative descriptive approach using the Location Quotient (LQ) and Shift Share methods, this study processes secondary data on Gross Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices from the Central Statistics Agency. The analysis shows that although Lampung's macroeconomic performance is still dominated by the primary sector, the tourism sector, particularly the accommodation and food and beverage subsector, has demonstrated post-pandemic resilience with a significant positive growth trend. In 2024, the GRDP value of this subsector at the provincial level reached IDR 4,616.76 billion, with strategic areas such as Bandar Lampung City confirming the accommodation sector as a base sector (LQ > 1) with a high competitive advantage. The integration of a creative economy based on local wisdom, such as the use of Tapis cloth and digital marketing, has been proven to increase the attractiveness of destinations, capable of driving the volume of domestic tourist trips to reach 17.87 million trips by 2024. This finding confirms that Lampung's tourism sector is not only a regional economic driver, but also makes a substantial contribution to national income through a multiplier effect on job creation and increasing domestic foreign exchange. Optimizing collaboration between policymakers and accelerating infrastructure development are key to strengthening the strategic position of Lampung tourism in the future.
DAMPAK PEMAHAMAN TEOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI PADA KELOMPOK MASYRAKAT BERKELANJUTAN Nabila Destia Leviana; Mariska Safitri; Mayda Kistyanti Ananda; Muhammad Fariz Yusanri; Ressa Arif Fadhilah; Tsani Deri Hidayat; Desi Nurhabibah
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10017

Abstract

Krisis lingkungan global yang terus meningkat mendorong perlunya perubahan pola konsumsi masyarakat ke arah yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman teologi lingkungan terhadap perilaku konsumsi berkelanjutan di masyarakat. Teologi lingkungan memandang manusia sebagai penjaga dan pengelola alam, yang tercermin dalam nilai keseimbangan (mizan) serta larangan melakukan kerusakan (fasad). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologi lingkungan berkontribusi dalam membangun kesadaran ekologis pada aspek kognitif, menumbuhkan empati dan tanggung jawab moral pada aspek afektif, serta mendorong tindakan nyata yang mendukung konsumsi berkelanjutan. Tindakan tersebut meliputi pengurangan konsumsi berlebihan, penggunaan produk ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang baik, dan dukungan terhadap produk lokal. Selain itu, pendidikan, literasi lingkungan, kondisi ekonomi, dan dukungan sosial menjadi faktor moderasi yang memengaruhi penerapan nilai-nilai teologis dalam kehidupan sehari-hari. Sintesis literatur ini menegaskan bahwa perpaduan antara pemahaman teologi lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan. Temuan ini juga menekankan pentingnya strategi berbasis nilai spiritual untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.