Nurhidayat, Amelia Rachma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Alih Kode dan Campur Kode pada Percakapan dalam Podcast Close The Door Episode Denny Caknan dengan Bella Bonita: Code Switching and Code Mixing in Conversations in the Close The Door Podcast Episode Featuring Denny Caknan and Bella Bonita Nurhidayat, Amelia Rachma; Sukirno; Eko Suroso; Eko Muharudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2715

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk alih kode dan campur kode dalam podcast “Close The Door” episode yang menampilkan Denny Caknan dan Bella Bonita. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan yang berfokus pada sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik simak, catat, dan transkripsi, lalu dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian mengungkapkan adanya 9 data, yang terdiri dari 4 data alih kode dan 5 data campur kode, campur kode sebagai fenomena yang lebih dominan muncul. Alih kode yang ditemukan adalah perubahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dalam konteks situasi yang santai, humoris, dan bersifat pribadi. Bahasa Jawa digunakan sebagai penanda identitas lokal, membangun keakraban, serta menciptakan kedekatan emosional antarpembicara. Campur kode terjadi melalui penyisipan unsur bahasa Jawa dan bahasa Inggris dalam bentuk kata maupun frasa. Unsur-unsur bahasa Jawa menyampaikan suasana budaya dan ekspresi yang lebih natural, sedangkan bahasa Inggris digunakan dalam istilah media dan industri hiburan digital. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh identitas penutur, humor, kebiasaan berbahasa, topik pembicaraan, dan kebutuhan leksikal.