Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler di MTs Negeri Binjai. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kepala sekolah berkontribusi dalam pengembangan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler melalui perannya sebagai manajer, motivator, dan supervisor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena penelitian berupaya memahami secara mendalam fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah terkait pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru pembina ekstrakurikuler, dan peserta didik untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Observasi digunakan untuk melihat secara langsung aktivitas ekstrakurikuler serta keterlibatan kepala sekolah dalam mendukung kegiatan tersebut, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data berupa jadwal kegiatan, foto, dan dokumen pendukung lainnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik agar data yang diperoleh lebih valid dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai manajer, kepala sekolah berupaya menyediakan fasilitas dan sarana-prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan peserta didik merasa lebih nyaman dalam mengembangkan minat dan bakat mereka. Selain itu, kepala sekolah juga berperan sebagai motivator dengan memberikan dorongan, bimbingan, arahan, serta penghargaan kepada siswa agar lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Pemberian motivasi tersebut dinilai mampu meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sekolah.