Ngantori
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Management of Planning, Organizing, and Implementation of Arabic Language Learning Lutfi, Muhammad Fuad Khasan; Aminudin; Ngantori; Sisran
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i4.1463

Abstract

This study aims to examine the implementation of Arabic language learning management at the Al-Jauharen course institution, highlighting its advantages and potential as a model for other institutions seeking to improve Arabic language education quality. The study employs a descriptive qualitative field research approach, focusing on the Al-Jauharen course institution. Data collection methods include observations at the institution, interviews with the head and teachers, and document review. Data analysis follows the Miles and Huberman model, which involves data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the Arabic language learning program planning at the Al-Jauharen institution begins with determining the program, preparing learning materials, selecting media, and choosing appropriate methods and approaches. Organizationally, the program involves task division, lesson scheduling, evaluation and improvement planning, student activity scheduling, and provision of necessary facilities. The implementation process consists of three stages: introduction, core activities, and closing. These structured steps contribute to the effective learning management at the institution.
The Effectiveness of School Principals in Managing School Operational Assistance (BOS) Funds Nurjannah, Siti; Ulfa, Risfa Tri; Ngantori; Santosa, Afriana
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i1.1566

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of school principals’ work in managing the School Operational Assistance (BOS) funds. A qualitative descriptive approach was employed. The participants included school principals, BOS treasurers, and BOS management teams. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, with data validity ensured through source and technique triangulation. The results indicate that principals’ effectiveness in managing BOS funds is reflected in their managerial functions, including planning, budgeting, and financial supervision. Principals actively ensure timely fund management, despite facing administrative and technical challenges. Budget planning is conducted based on real school needs and prioritized collaboratively with the BOS management team. Program development and budget allocation follow systematic procedures aligned with technical guidelines, and financial calculations are carried out rationally within the permissible limits. The study concludes that principals’ managerial competence—coordinating planning, setting priorities, managing time, and allocating funds accountably—determines the effectiveness of BOS fund management. The findings imply that strengthening principals’ managerial capacity is essential for enhancing the efficiency and accountability of school fund management.
Leveraging Digital Media to Enhance Students’ Spiritual Competence in Islamic Religious Education Riha Dhatul Aisyah; Nurfadlilah Muhyi; Ngantori; Wiwin Eko Santoso
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i2.1781

Abstract

This study aims to analyze the utilization of digital media in enhancing students’ spiritual competence in Islamic Religious Education (PAI). The research is motivated by the increasing integration of technology in education, which needs to be balanced with the reinforcement of students’ spiritual values. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observations, interviews, and document analysis. The findings indicate that PAI teachers have effectively used various digital media, including instructional videos, digital Qur’an applications, and interactive platforms such as Google Classroom, Canva, and Padlet, to facilitate learning. The use of digital media was found to enhance students’ religious awareness, spiritual reflection, and learning motivation. Nevertheless, challenges remain, such as limited teacher digital literacy and internet accessibility. Overall, digital media plays a significant role in strengthening students’ spiritual competence when integrated appropriately and grounded in Islamic values. The study recommends improving teachers’ digital competencies and developing a technology-based PAI learning model that incorporates value education.
The Role of the Principal in Improving Extracurricular Activities at MTs Negeri Binjai Sa'adatun Na'imah; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler di MTs Negeri Binjai. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kepala sekolah berkontribusi dalam pengembangan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler melalui perannya sebagai manajer, motivator, dan supervisor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena penelitian berupaya memahami secara mendalam fenomena yang terjadi di lingkungan sekolah terkait pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru pembina ekstrakurikuler, dan peserta didik untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Observasi digunakan untuk melihat secara langsung aktivitas ekstrakurikuler serta keterlibatan kepala sekolah dalam mendukung kegiatan tersebut, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data berupa jadwal kegiatan, foto, dan dokumen pendukung lainnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik agar data yang diperoleh lebih valid dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai manajer, kepala sekolah berupaya menyediakan fasilitas dan sarana-prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan peserta didik merasa lebih nyaman dalam mengembangkan minat dan bakat mereka. Selain itu, kepala sekolah juga berperan sebagai motivator dengan memberikan dorongan, bimbingan, arahan, serta penghargaan kepada siswa agar lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Pemberian motivasi tersebut dinilai mampu meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sekolah.
Implementation of Moral Faith Lessons for Students at Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah Tanjung Jabung Timur Wulandari, Wulandari; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelajaran Akidah Akhlak terhadap pembentukan akhlak murid di Madrasah Tsanawiyah Al-Ishlah serta upaya guru dalam meningkatkan akhlak peserta didik di lingkungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena penelitian berfokus pada pemahaman mendalam mengenai proses pelaksanaan pembelajaran Akidah Akhlak dan pengaruhnya terhadap perilaku siswa. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, wali kelas, dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran dan perilaku siswa di lingkungan sekolah, wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai implementasi pembelajaran Akidah Akhlak, sedangkan dokumentasi digunakan untuk melengkapi data berupa arsip, foto kegiatan, dan perangkat pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelajaran Akidah Akhlak di madrasah dilakukan secara terstruktur melalui keteladanan guru, pemberian motivasi, pembinaan perilaku, penerapan strategi pembelajaran yang efektif, serta kerja sama antara guru dan orang tua. Guru Akidah Akhlak berperan sebagai teladan dalam membentuk sikap dan perilaku siswa melalui pembiasaan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru memberikan motivasi berupa pujian, nasihat, teguran, dan pembinaan kepada siswa agar memiliki kesadaran dalam menerapkan nilai-nilai Islam. Dalam proses pembelajaran, guru juga menggunakan strategi yang komunikatif, sabar, dan mudah dipahami oleh siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Upaya lain yang dilakukan adalah memaksimalkan sarana dan waktu pembelajaran untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar.
Curriculum Management in the Formation of Student Discipline Character at Kalibaru Islamic Junior High School Banyuwangi Sigit Wahyu Nugroho; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487

Abstract

Penelitian tentang manajemen kurikulum dalam pembentukan karakter siswa di SMP Islam Kalibaru bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen kurikulum dalam membentuk siswa yang berakhlakul karimah, tidak hanya unggul dalam penguasaan IPTEK tetapi juga memiliki kemampuan IMTAQ yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen kurikulum dalam pembentukan karakter siswa didasarkan pada landasan filosofis, sosiologis, dan psikologis. Perencanaan tersebut mengacu pada tujuan pendidikan nasional yang kemudian dijabarkan ke dalam visi, misi, dan tujuan sekolah. Pelaksanaan manajemen kurikulum dimulai dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter, kemudian diterapkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia kepada peserta didik melalui pembiasaan dan keteladanan. Evaluasi kurikulum dilakukan melalui evaluasi pembelajaran, supervisi pendidikan, dan akreditasi nasional. Proses evaluasi meliputi penetapan tujuan evaluasi, pengukuran tingkat keberhasilan program, serta perbaikan terhadap kekurangan yang ditemukan. Dengan manajemen kurikulum yang terencana dan berkelanjutan, sekolah mampu membentuk peserta didik yang cerdas, religius, disiplin, dan memiliki kepribadian Islami.
Efforts to Cultivate Habituation-Based Character Education in Students of Kalibaru State Vocational High School (SMK) Banyuwang Susiana, Susiana; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan proses penanaman nilai-nilai positif kepada peserta didik melalui berbagai metode yang efektif sehingga nilai tersebut dapat diterapkan secara sadar tanpa paksaan. Keberhasilan penanaman pendidikan karakter memerlukan sinergi seluruh komponen sekolah, baik melalui program unggulan sekolah maupun peran aktif guru dalam membimbing peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya SMK Negeri Kalibaru dalam menanamkan pendidikan karakter berbasis pembiasaan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengetahui hasil dari penerapan pendidikan karakter tersebut pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara yang sebagian besar dilaksanakan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman pendidikan karakter berbasis pembiasaan di SMK Negeri Kalibaru telah berjalan sesuai dengan program sekolah, meskipun terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Secara umum, proses penanaman karakter pada peserta didik berhasil dengan baik, di mana penerapan reward dan punishment turut membantu guru dalam menanamkan kedisiplinan serta membiasakan peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai karakter sehingga program sekolah dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Curriculum Management In The Formation Of Student Eco-Student Character In Jarinabi Islamic Junior High School Adi Mulyono; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The formation of environmental care character in students is one of the challenges in the world of education, especially in the management of a curriculum that has not fully integrated environmental values systematically. Therefore, the concept of eco-restraint is one of the approaches that can be applied in curriculum management to instill ecological awareness in students. This study aims to analyze curriculum management in the formation of student eco-student character at Jarinabi Islamic Junior High School. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and documentation, while data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that curriculum management in the formation of eco-student character is carried out through the planning, implementation, and evaluation stages of curriculum that are integrated with learning activities and school environmental programs. The implementation of the curriculum has a positive impact on the formation of students' character, especially in fostering an attitude of environmental care, responsibility, and discipline. The implications of this study show that the management of an eco-learning-based curriculum can be an effective strategy in supporting the formation of environmentally conscious students' character.
Implementation of the School Health Unit Program at Jarinabi Elementary School Tanjung Jabung Timur Jambi Province Meliani; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487.

Abstract

Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya pembinaan kesehatan peserta didik melalui tiga pilar, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan UKS di sekolah dasar masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program UKS serta hambatan dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, pembina UKS, guru, dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UKS sudah berjalan, tetapi belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas ruang UKS, minimnya anggaran, kurangnya pelatihan khusus bagi pembina UKS, serta rendahnya kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Kerja sama dengan Puskesmas juga belum terlaksana secara maksimal. Meskipun demikian, sekolah tetap melakukan edukasi kesehatan xiv dasar, pertolongan pertama ringan, dan pembiasaan hidup bersih melalui kegiatan rutin. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelaksanaan UKS membutuhkan dukungan fasilitas, peningkatan kompetensi pembina UKS, kerja sama lintas instansi, dan edukasi kesehatan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi sekolah untuk meningkatkan efektivitas program UKS dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa.