Sigit Wahyu Nugroho
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Curriculum Management in the Formation of Student Discipline Character at Kalibaru Islamic Junior High School Banyuwangi Sigit Wahyu Nugroho; Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487

Abstract

Penelitian tentang manajemen kurikulum dalam pembentukan karakter siswa di SMP Islam Kalibaru bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen kurikulum dalam membentuk siswa yang berakhlakul karimah, tidak hanya unggul dalam penguasaan IPTEK tetapi juga memiliki kemampuan IMTAQ yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen kurikulum dalam pembentukan karakter siswa didasarkan pada landasan filosofis, sosiologis, dan psikologis. Perencanaan tersebut mengacu pada tujuan pendidikan nasional yang kemudian dijabarkan ke dalam visi, misi, dan tujuan sekolah. Pelaksanaan manajemen kurikulum dimulai dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter, kemudian diterapkan melalui kegiatan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia kepada peserta didik melalui pembiasaan dan keteladanan. Evaluasi kurikulum dilakukan melalui evaluasi pembelajaran, supervisi pendidikan, dan akreditasi nasional. Proses evaluasi meliputi penetapan tujuan evaluasi, pengukuran tingkat keberhasilan program, serta perbaikan terhadap kekurangan yang ditemukan. Dengan manajemen kurikulum yang terencana dan berkelanjutan, sekolah mampu membentuk peserta didik yang cerdas, religius, disiplin, dan memiliki kepribadian Islami.