Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Teori Perilaku Terencana Penggunaan Moda Transportasi Publik di Kota Ternate Putri, Ari Ananda; Jasmine, Benita
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 22, No 1 (2026): JPWK Volume 22 No. 1 March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v22i1.75485

Abstract

Rendahnya tingkat penggunaan moda transportasi publik di Kota Ternate, meskipun berbagai upaya perbaikan layanan telah dilakukan, menunjukkan pentingnya memahami faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Teori Perilaku Terencana untuk menganalisis pengaruh sikap individu, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap minat dan perilaku aktual penggunaan transportasi publik. Metode penelitian kuantitatif diterapkan dengan pengambilan data melalui kuesioner terhadap 200 responden usia produktif (15–64 tahun) yang memiliki akses terhadap transportasi umum di Kota Ternate. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma subjektif berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan transportasi umum (koefisien 0,305; p = 0,003), demikian pula kontrol perilaku memberikan pengaruh paling kuat terhadap minat penggunaan transportasi publik (koefisien 0,673; p = 0,000) dan terhadap perilaku aktual penggunaan transportasi umum (koefisien 0,323; p = 0,000). Sementara itu, variabel sikap individu tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat (koefisien -0,131; p = 0,087). Model penelitian ini memiliki tingkat akurasi prediksi yang kuat, dengan nilai R² sebesar 0,685 untuk variabel minat dan 0,724 untuk variabel perilaku penggunaan aktual. Melalui analisis kuadran prioritas, aspek operasional, biaya, kenyamanan, dan ketanggapan layanan diidentifikasi sebagai indikator dengan kontribusi kuat yang perlu dipertahankan, sedangkan aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kepemilikan kendaraan pribadi menjadi area prioritas perbaikan untuk mendorong penggunaan transportasi umum di Kota Ternate.