Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Systematic Literature Riview Pencarian Rute Terpendek Game Labirin (Maze Game): Tren Penelitian Dan Metode Bashar, Muchammad Yazid Al; Budianita, Avira
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8876

Abstract

Game labirin (maze game) merupakan salah satu permasalahanklasik dalam bidang kecerdasan buatan yang sering dimanfaatkansebagai media pengujian algoritma pencarian jalur. Kompleksitasstruktur labirin menjadikan permainan ini relevan untukmengevaluasi kemampuan algoritma dalam menentukan ruteterpendek secara optimal dan efisien. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi metode yang paling dominan digunakan, menentukan algoritma dengan performa terbaik, sertamenganalisis tren penelitian berdasarkan tahun publikasi dan distribusi negara penelitian. Metode yang diterapkan dalampenelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) denganmenganalisis 30 artikel ilmiah yang diperoleh dari berbagaisumber publikasi akademik pada rentang tahun 2016–2026. Tahapan penelitian dilakukan melalui proses identifikasi, seleksiliteratur, ekstraksi data, penilaian kualitas, dan sintesis hasilpenelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa algoritma A* (A-Star) merupakan metode yang paling banyak digunakan dalampenyelesaian game labirin karena memiliki kemampuanmenghasilkan jalur optimal dengan efisiensi waktu pencarianyang lebih baik dibandingkan algoritma lainnya. Selain itu, penelitian terkait game labirin terus mengalami perkembanganyang ditandai dengan implementasi algoritma pada berbagaiplatform, seperti desktop, web, aplikasi mobile, hinggalingkungan tiga dimensi yang melibatkan Non-Player Character (NPC). Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikangambaran yang komprehensif mengenai perkembangan metodepencarian rute pada game labirin dan diharapkan dapat menjadireferensi bagi penelitian selanjutnya dalam pengembanganalgoritma pencarian dan optimasi di bidang kecerdasan buatan.