Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip good governance dalam pelayanan administrasi Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat struktural, staf administrasi, dan anggota DPRD sebagai pengguna layanan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip good governance telah diterapkan melalui aspek akuntabilitas, transparansi, efektivitas, efisiensi, responsivitas, dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur. Pelayanan administrasi umumnya mampu mendukung kelancaran agenda DPRD, terutama dalam penyediaan dokumen dan pelaksanaan kegiatan kelembagaan. Namun, implementasi tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, distribusi beban kerja yang belum merata, serta pemanfaatan teknologi informasi yang belum maksimal. Selain itu, faktor budaya organisasi, sistem kerja, regulasi, koordinasi antar lembaga, dan dinamika politik turut mempengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi dan penguatan good governance di Sekretariat DPRD Kota Palangka Raya memerlukan peningkatan kapasitas aparatur, pengembangan sistem berbasis teknologi, serta penguatan koordinasi dan konsistensi penerapan prosedur pelayanan.